Main

cerita visual Archives

14 november 2007

Komunikasikan di blog Tembok!

Saya pernah berpikir bahwa untuk dapat hidup dengan aman, tentram dan damai dengan lingkungan sosial, maka saya harus menghindari segala bentuk hal yang bisa menimbulkan friksi atau konflik, termasuk mengkomunikasikan apa yang ada dalam pikiran dan perasaan yang [sekiranya] bertentangan dengan pikiran dan perasaan orang lain.

Setiap ada sesuatu yang mengganjal, saya selalu bilang dalam hati,”Ya sudahlah, orangnya emang gitu..”. Paling banter misuh-misuh dalam hati.

Tapi pada akhirnya, saya meledak. Padahal itu nggak perlu, jika dari awal saya hancur-hancuran mengkomunikasikan pikiran dan perasaan saya.

Oh ya, di Becusse Centro, tempat tinggal kami, sempat terjadi kasus konflik yang lumayan bikin shocked juga, antara kami dengan joventude[pemuda] lokal; rusuh blas. Seperti tawuran. Kami nggak ngerti apa alasan mereka melakukan violensia [kekerasan] macam itu.

Masalah beres ketika pada akhirnya kami melakukan dialog dua pihak. Mereka marah karena mereka berpikiran buruk tentang kami; ini nggak lain karena mereka nggak mengerti secara sepenuhnya tentang program yang kami jalankan.

Pada intinya, mengkomunikasikan sesuatu itu wajib hukumnya.

Untung ada dialog!

Kalau nggak, dari mana kami bisa tahu alasan joventude lokal marah pada kami; dan bagaimana juga para joventude tersebut tahu maksud program kami? ;-). Yah memang agak tolol juga sih, baru berkomunikasi setelah rusuh, tapi dari pada enggak sama sekali, kan?

Setidaknya kami belajar sesuatu.

Nah, kalau misalnya yang diajak komunikasi tidak mau mendengar?

Continue reading "Komunikasikan di blog Tembok!" »

22 november 2007

Labarik* Becusse Centro

Dear Rumiko,
This is for you, hau nia Fahi Mutin** Kolega***

PS:
Labele tanis kuandu ita bot hare ne'e film ;-)

*anak-anak
**Babi Putih
***Teman

Sejujurnya saya rada sebal. Di mana-mana yang megang kamera atau yang ngedit film nggak pernah kebawa masuk frame ya? Hehehe.

28 december 2007

Starbuks®?

Lupakan gets, tapi kok bisa mas-mas atau mbak-mbak yang bekerja di Starbucks® salah menulis nama tempat mereka bekerja ya?

Starbuks®?

Atau saya salah baca?

Ya, foto bukan diambil di Dilli, tapi saya sedang di kota kelahiran saya, merayakan natal dan tahun baru bersama keluarga tercinta.

Selamat Natal (yang terlambat) & Tahun Baru. Sampai bertemu tahun depan, semoga bukan dalam cerita-cerita chaos-mode. :D

Keterangan :
Foto diambil saat ngopi bergaya di Starbucks® Ciwalk Bandung, bersama Jenny yang 'mendadak-ke-Bandung'.

29 februari 2008

Lagu Favorit Saya : Timor Lorosae


Rai timor Loro Sae
Rai ida Be Hau Moris
Hau Hadomi Deit O Mesak Doben
Rai Timor Loro Sae
Rai Ulun to a Rai Ikun
Tasi Feto to O Tasi Mane
Husi Loro Sae Loran Monu Mesak
Oan Timor Loro Sae

Tanah Timor Lorosae
Tanah tempat lahirku
Saya hanya mencintaimu
Tanah Timor Lorosae
Dari ujung timur sampai ujung barat
Laut tenang dan laut ganas
Dari Lorosae sampai Loromonu
Semua anak timor lorosae

Timor Oan tomak Lemorai
Hela iha Rai Seluk-seluk
Rona Lai Ami Hananu Hodi
Solok Imi Hotu Lae
Rai Ulun to a Rai Ikun
Tasi Feto to O Tasi Mane
Husi Loro Sae Loran Monu Mesak
Oan Timor Loro Sae

Semua anak Timor mengembara
Tinggal di tanah yang berbeda-beda
Dengarkan dulu nyanyian kami
Untuk menyenangkan kalian semua
Dari ujung timur sampai ujung barat
Laut tenang dan laut ganas
Dari Lorosae sampai Loromonu
Semua anak timor lorosae


Yah, sejak saya dengar lagu ini tahun 2001, saya langsung suka. Walaupun sekarang sudah banyak lagu-lagu Tetun yang saya dengar, lagu ini tetap ada dalam daftar lagu favorit :)

Continue reading "Lagu Favorit Saya : Timor Lorosae" »

13 maart 2008

Peace Of Mind

Yah, Cuma bertanya-tanya saja.. bagaimana cara mendapatkan ‘peace of mind’ ya? Apakah dengan menyewa satpam dari security service yang bertagline ‘Peace of mind’? Memagari property dengan pagar tinggi?

Continue reading "Peace Of Mind" »

04 april 2008

Dia Bilang Saya Goblok (dan variannya)

Seumur hidup saya sangat yakin bahwa saya tidak masuk dalam kategori goblok dan variannya. Juga, tidak pernah – catat, tidak pernah ada seorang pun yang pernah mengatai saya sepertu itu, baik itu secara bercanda, apalagi serius.

Dan seumur hidup juga, saya sangat percaya, bahwa di dunia ini, tidak ada orang goblok dan variannya. Yang ada, orang yang sudah tahu dan orang yang belum tahu. Makanya saya tidak pernah mengatai orang seperti itu.

Tapi seseorang mengatai saya ‘Goblok!’ dengan keras dan sarkastis – yang lebih menyakitkan dia serius.

Berawal dari keluhan saya tentang betapa keberanian dan kenekatan saya jauh berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Untuk hal yang sederhana; saya jadi sedikit takut ketinggian. Lalu saya memberi contoh kasus. Kebetulan siangnya saya baru saja menyambangi air terjun Oehala.

“Di Oehala gue berusaha untuk berdiri di bibir air terjunnya. Beuh, rasanya nggak karu-karuan. Takut iya, sere..”

Nada excited yang keluar dari bibir saya terpotong.

“Goblok banget sih lo…”lawan bicara saya menatap tajam

Continue reading "Dia Bilang Saya Goblok (dan variannya)" »

18 april 2008

Perbincangan Imajiner

“Kak, kenapa kebenaran itu harus dicari?”
“Soalnya dunia itu panggung sandiwara, dik.”
“Ohh, jadi semua orang berakting,ya Kak?”
“Iya.”
“Pasti nyari kebenaran tuh susah banget…”
“Kenapa kamu bilang gitu, Dik?”
“Ya liat aja, orang ini sampe mati nyari kebenaran…”

Sebuah perbincangan imajiner yang selalu muncul di kepala setiap melihat monumen depan gang rumah ini.

Continue reading "Perbincangan Imajiner" »

09 mei 2008

APAKAH ANDA TERLALU PEMALU?

…sampai-sampai menanyakan nomor telepon orang yang anda sukai saja anda tidak berani?

Gunakanlah t-shirt ini!

Berhubung saya nggak terlalu pemalu, maka saya nggak beli t-shirt yang saya temukan di pasar barang bekas Suai (Distrik Cova Lima, Timor Leste) ini.

Eh, Ngomong-ngomong soal line gombal-gombalan, ada satu line yang jadi andalan kalau saya sedang ingin menggombali orang yang sedang dikecengi (ih, istilah di'keceng' itu aneh banget sih bunyinya?) :

Continue reading "APAKAH ANDA TERLALU PEMALU?" »

14 mei 2008

Usaha Sampingan Selebriti

update :
Sing Suer ini bukan hasil sentuh ulang (retouch) photoshop, makanan kecil kaya MSG ini saya temukan di kios Mama Bot (Mama = Ibu, Bot = besar, secara harafiah penjualnya emang guedeeee banget, masuk pintu kiosnya aja ribet kali..) depan rumah, harganya 10 sen, ada dua rasa, Keju dan Coklat. Produk dari Cirebon tuh...

om sony, kalau mau ambil boleh kok :))

About cerita visual

This page contains an archive of all entries posted to blog.sepatumerah.net in the cerita visual category. They are listed from oldest to newest.

Cerita Dari Jalan is the previous category.

Fiksi is the next category.

Many more can be found on the main index page or by looking through the archives.

Powered by
Movable Type 3.31