Berawal dari todongan Andy F Yahya untuk ‘menyumbang cerpen’ dengan deadline Sangkuriang, alias diminta sekarang, kudu nyerahin besok. Duh Gusti — akhirnya saya ikut ambil bagian menyerahkan cerpen-cerpen lama saya di : Musim Merah Jambu
Mobile cerpen dan suara pertama di Indonesia dari Telkomsel untuk menyambut Valentine.
Cara download: Tekan *890#. Pilih ‘2. Tips & Word’, pilih ‘6. Cerpen Romantis’, dan pilih ‘1. Mobile Book’ atau ‘2. Suara’. Harga Rp. 500/cerpen.
Adhitya Mulya
- Dimsum
Andi F. Yahya
- Dia, Aku dan Kamu
- Sepotong Senja
Andi Fauziah Yahya
- Cerita Dua Hati
- Sepasang Kupu-Kupu
Hotma Juniarti
- Atas Nama Cinta
- Jalan Takdir
Okke ‘Sepatumerah’
- Marco dan Tabitha
- Uji Setia
Rizki Pandu Permana
- Mimpi dari Ujung Timur Kalimantan
- Saya, Dia dan Samuel Morse
S.A.Z Al-Fansyour
- Pilihan Lamoreng
Veronika Kusuma Wijayanti
- Eva Mencari Hati
- Menjemput Mempelai
- Musim Merah Jambu
Mari bergabung di fanpage-nya. Dan kalau mau mereview, silahkan ke sini. Selamat menikmati. ;-)
Yak, ada 27 orang yang telah memasukkan jawaban kuis ‘Heart Block : Biarkan Cinta Menemukanmu’ sampai kemarin, hari Minggu, jam 00.00 WIB . Terima kasih ya.
Dan pemenang telah ditentukan, menggunakan random chooser. (Terima kasih untuk situs ini, sehingga saya memilih random-nya tidak perlu pakai menutup mata sambil menyanyikan lagu ‘Bang bang Tut).
Siapa sajakah, mereka?
Selamat untuk :
PUTRI ADIATY SUCIWULANDHARI
NIKE F NDARU
DAISY.ME
Dan jawaban dari kuisnya adalah :
Puebla
Pak Abram, editor in chief Grahamedia
Turn Your Light Down Low (Bob Marley)
Jerman
Bohemian, abad 19.
Nah, yang menarik bagi saya adalah bayangan dari para peserta kuis ini tentang Senja (sayang saya sebut boleh dijawab, boleh enggak — jadi saja, dari sekian yang mengirimkan kuis tersebut, cuma 10 yang menuliskannya)
Ini dia :
Senja : Luna Maya, Dirinya Sendiri, Saya (haaa!), Dewi ‘Dee’ Lestari, Fanny Fabriana, Wulan Guritno, Maudy Ayunda, Anggun C Sasmi, Drew Barrymore (yang di Never Been Kissed), Ratih Kumala.
Genta : Johnny Depp,Ariel Peterpan, Marcell, Pacar saya (kayak ada yang pernah lihat pacar saya yaa,tolong. haha), Kamga-nya Tangga, Oka Antara, Bob Marley, Ben Joshua, Ario Bayu,Chris Evans
Anyway, selamat buat para pemenang! Oh ya, buat para pemenang, tolong kirim email ke okke77@yahoo.com , untuk memberitahukan alamat pengiriman hadiah.
Kalau ingin mendapatkan hadiah tersebut, caranya :
1. Jawab 5 pertanyaan kuis yang ada di akhir entri ini.
2. Setelah itu, kalian bisa melakukan salah satu dari cara di bawah ini:
Retweet entri ini. Caranya bisa dengan mengklik button abu-abu hijau yang ada di kanan atas entri ini, atau memfollow saya di http://twitter.com/sepatumerah, dan meretweet tweet (Duh meretweet tweet!) saya yang ini (klik di sini untuk menemukan tweet-nya ) :
ATAU
Re-post entri ini di blog masing-masing (di note facebook juga boleh).
3. Kirimkan jawaban kalian dengan subject ‘HeartBlock bagi-bagi hadiah’, jangan lupa sertakan tautan/link hasil retweet kalian atau hasil repost di blog/notes kalian. Tujukan ke okke77@yahoo.com
Posted: January 11th, 2010 | Author:sepatumerah | Filed under:novels | Comments Off
Heyho, Hello!
Beberapa kali saya menerima e-mail dan pesan di twitter yang bilang nyari buku Heart Block : Biarkan Cinta Menemukanmu, susah. Duh, yaa maak, mbaf! :). Untuk mengatasi hal itu, maka melalui blog saya ini, saya membuka pemesanan online edisi bertanda tangan.
Caranya?
Gampang. Tinggal email ke okke77@yahoo.com dengan subyek “Order Heartblock” (Please ditulis tepat seperti ini, soalnya saya ‘menyalakan’ filter subject, karena e-mail saya itu suka penuh dengan e-mail notifikasi nggak jelas, daripada kelewat kaaan?)
Cantumkan di dalam email tersebut data di bawah ini:
Nama Pemesan: Nomor telepon: Alamat pengiriman: Jumlah buku yang dipesan:
Nah, harga per-eksemplar Rp. 30,000 Rp.25.500, di luar ongkos kirim. Pengiriman dilakukan dengan tiki JNE, jadi kalau mau lihat kira-kira ongkos pengiriman ke alamat anda, bisa lihat di http://tikijne.co.id. Pengiriman dilakukan dari Bandung.
Nanti saya akan membalas email teman-teman dengan jumlah yang harus ditransfer dan ditransfer ke mana.
Lalu, sekalian nih, soalnya ada beberapa keluhan lagi, katanya dua buku saya sebelumnya, Indonesian Idle dan Istoria Da Paz: Perempuan Dalam Perjalanan, juga sulit didapatkan.Ooops, maaf dimaaf. Dan lagi-lagi, untuk mengatasi masalah tersebut, teman-teman bisa juga memesan online di sini.
Indonesian Idle seharga Rp.25.000 dan Istoria da Paz : Perempuan Dalam Perjalanan seharga Rp.27.500, bisa didapatkan teman-teman dengan harga ‘paket’ lebih hemat (Duh, boo, gue kayak jualan ayam goreng, ada paket hematnya..:D).Yaitu :
1. Paket 2 Buku yang berisi : Heart Block : Biarkan Cinta Menemukanmu + salah satu buku (antara Indonesian Idle ATAU Istoria da Paz : Perempuan dalam Perjalanan) seharga Rp. 50.000,- (di luar ongkos kirim)
2. Paket 3 buku, yang berisi : Heart Block : Biarkan Cinta Menemukanmu + Indonesian Idle + Istoria da Paz : Perempuan dalam Perjalanan seharga Rp. 75.000,- (di luar ongkos kirim.)
Caranya, ya sama aja, kirim email ke okke77@yahoo.com, subyeknya “Pemesanan Paket Buku“. Dalam e-mail, cantumkan :
Nama Pemesan: Nomor telepon: Alamat pengiriman: Paket yang dipesan:
Anyway, pemesanan ini dibuka dari hari ini (Senin, 11 Januari 2010) sampai Senin, tanggal 18 Januari 2010.
Jadi, tunggu apa lagi?Yuk, pesan sekarang juga! *doh*
Thank you buat Christian ‘Ino’ Simamora dan Gita Romadhona atas ketabahannya menghadapi ke’pundung‘an saya dalam proses penyelesaian novel ini =)) Peace yow! Jangan kapok. Thank you juga buat Sitta Karina yang rela meluangkan waktunya untuk menuliskan kata pengantar buat novel ini.
Dan sebagai mahluk visual, saya harus mengakui, Gagas Media memang keren dalam menangani urusan visual novel : love the cover (Thanks, Pak Jefri Fernando), ilustrasi pembatas bab, tipografi, dan layoutnya. Saya puas banget.
Selamat Menikmati.
PS : tau kan arti kata ‘pundung’? Tanya deh sama teman2nya yang orang Sunda. :P
Heart Block : Biarkan Cinta Menemukanmu (A Novel By Okke 'Sepatumerah')
Cara terbaik untuk jatuh cinta
adalah mencintai seolah-olah kau belum pernah terluka sebelumnya.
Senja adalah penulis sukses yang sedang berada di puncak karier. Publisitas dan ketenaran sudah di tangan—tapi kenapa tak bahagia? Dia merasa dunia di sekitarnya menuntut terlalu banyak. Terlalu banyak mengomentari kekurangan dan kealpaan, seolah-olah kebahagiaan mereka terletak di kejatuhan Senja.
Tak hanya itu, dia juga menemui ketakutan terbesar: kreativitasnya buntu. Khawatir deadline yang dekat memperparah masalah, Senja mengambil jalan pintas yang paling gampang saat ini: menyepi dan menyelesaikan naskah. Hanya itu yang terpikir di dalam benak Senja sekarang… sampai dia bertemu seorang pelukis bernama Genta.
Genta.
Bentuk dari sesungguhnya cinta yang selama ini dua cari.
…
Writers’ block memang bisa menimpa semua penulis—bahkan tekanannya cukup membuat traumatis bagi sebagian orang. Namun dengan menikmati kisah pontang-panting Senja di buku ini, semoga dapat menjadi hiburan dan pembelajaran informal yang bagi para penikmat buku: pembaca, penulis, maupun penulis aspiratif!
Ampun, dari saat saya woro-woro bilang kalau lajangdanmenikah.com punya soundtrack, ditanyain melulu, apa lagunya dijual dengan bukunya atau nggak. Nggak ya bow. Ini nih. Teksnya ada di entri sebelumnya.
Siapa saja mereka?
Ini dia, Prasetyo Adhi (vocal, guitar), Daton (vocal, backing vocal, guitar), Arie (backing vocal, bas), David (backing vocal, Percussion, yang selalu kebagian di bagian belakang dan nggak pernah kepotret kalau manggung. Haha)
By the way, nantikan album pertama Filltico ;-)
Idih, ini blog isinya tentang lajang dan nikaah melulu. Udah nggak jelas, mana yang blog project lajangdanmenikah.com, dan blog pribadi saya :D
Buat yang kebetulan mau datang nanti di BTC untuk lihat Filltico main, intip-intip dulu yuk, lirik lagu (yang ceritanya) soundtrack ‘Lajangdanmenikah.com’
Jangan kau kira Aku
Tersiksa, kesepian, karna cinta
Kau tak ingat ku bebas tak peduli
Yang terjadi padaku
Pun bisa bercinta sana sini
Jangan kau kira Aku
Juga tersiksa, merana, percuma
Buang semua keinginan hati
Ku tak takut hadapi pagi
Karna tak hidup sendiri
reff
Sama enaknya
Sama ribetnya
Musik oleh FILLTICO
lirik oleh Okke “Sepatumerah” & Prasetyo Adhi
Tagline ‘Sama Ribetnya, Sama Enaknya’ oleh : Tary Wulandari
By the way oh by the way, nggak, kita sih jualan buku, bukan jualan lagu, jadi ntar ini lagu bakal ditaruh di blog lajangdanmenikah.com, bukan dijual bareng bukunya hehe.
UPDATE!
Halo, halo, ini buat kepentingan survey sudah ada di toko buku mana saja buku ‘Lajang dan Nikah : Sama Ribetnya, Sama Enaknya’. Kalau misalnya kamu kebetulan ‘nemu’ bukunya, boleh loh di kasih tau ke lajangdanmenikah@gmail.com, kalau misalnya niiih, mau dipotret, kirim juga ke e-mail ini. Ntar bakal kami muat di photo album di fanpagenya Lajangdanmenikah.com (sertakan nama dan alamat blog juga, biar dimasukin sekalian)
*tapi teteub yah, ati-ati, jangan ketauan sama penjaganya…*
Seperti Anky, dari Surabaya, yang sudah ngirimin ini
lokasi : togamas surabaya Jl. Margorejo Indah A-112 Surabaya
katanya, dia sampe gemeteran takut ketangkep sama penjaga toko bukunya.
Yup, finally. Berdasarkan kabar terakhir yang kami terima hari Sabtu kemarin, buku Lajang dan Nikah : Sama Enaknya, Sama Ribetnya, telah beredar di toko-toko buku di pulau Jawa.
Sedang di toko buku sekarang? Dapatkan segera
*Tsah!*
Anyway, ini untuk survey saja, kalau anda bersedia untuk berbaik hati membantu (hehe), silahkan kirim nama toko buku, alamat serta kota tempat anda ‘menemukan’ buku tersebut ke : lajangdanmenikah@gmail.com , kalau mau mengirimkan fotonya sekalian boleh banget, tapi awas, jangan sampai ketahuan penjaga toko bukunya! :D
Dan satu lagi, tahukah kalian kalau buku ini punya soundtrack tersendiri?
Lajang & Nikah, Sama Enaknya, Sama Ribetnya oleh : Nita Sellya & Okke 'Sepatumerah'. Penerbit : Sheila, Andi Publisher.
Yes, it’s my 6th book. Sejarah terulang kembali, dari proyek ngeblog bareng, terbit jadi buku. Anyway, tapi jangan kuatir, ada cerita baru kok, di dalam buku ini. :)
Sambil menunggu, mari dimari menyimak apa kata mereka tentang buku ini :
Apakah kata “LAJANG” dan “PERNIKAHAN” kamu highlight tebal-tebal di kepala? Maka kisah si Single dan warna warni rumahtangga bisa kamu lahap tanpa sensor disini. Lebih menarik lagi jika kamu berlagak gila, seolah olah sedang ikut nimbrung di setiap kejadiannnya (seperti yang saya lakukan). Seru! Karena hidup harus dilihat dari berbagai point of view. –Sogi ‘Extravaganza’ Indra Dhuaja, Entertainer.
“Lajang dan Menikah bia dikatakan buku paling entertaining dan dinamis yang pernah saya baca. Narasi yang sangat lugas namun lucu dan terkadang tragis tapi penuh passion, mampu menseparasi sekaligus mengkombinasi gap antara kehidupan urban perempuan lajang dan menikah. Obsessive-compulsively page turner!” –Ika Natassa, penulis novel A Very Yuppy Wedding dan Divortiare
Very insightful! Seharusnya buku ini berjudul How To Read Single and Married Woman’s Mind. PENTING dibaca oleh laki-laki! WAJIB dibaca oleh perempuan!
–Pribadi Prananta - part-time husband, full-time lover, overtime copywriter.
Lajang & menikah, sebuah tema yang menarik untuk dibahas secara bersamaan karena pasti kita berada pada salah satunya. kalau di kehidupan sehari-hari biasanya saling mencela dan saling iri, alex & adisti malah membuatnya menjadi cerita yang lucu. – alaya, blogger
Pertama kali membaca ‘Lajang dan Menikah’, saya langsung menebak bahwa blog ini akan menjadi sebuah buku. Semacam panduan non-konvensional untuk para perempuan yang sedang bingung menentukan pilihan hidup, termasuk saya sendiri *cough*. Lugas, cerdas, tajam, dan tanpa menggurui, buku ini tidak menjanjikan jawaban, namun cerita-cerita di dalamnya dijamin membuat kita merenung dan berpikir dua kali. Tentang mengambil keputusan. Tentang menjalani hidup. Hidup memang cuma sekali. Nggak ada salahnya dinikmati, lengkap dengan segala pilihan dan konsekuensinya. Dan untuk yang satu ini, ‘Lajang dan Menikah’ bisa jadi pilihan tepat. –Jenny Jusuf , novelis, blogger
Girls, don’t you dare to get married before you read this book!!! – Ayang Cempaka, seniman
Rumput tetangga selalu lebih hijau: Yang lajang sirik sama yang nikah, yang nikah sirik sama yang lajang. Daripada sirik-sirikan, baca deh potret-potret dari dua sisi kehidupan ini, dituturkan secara bergantian oleh dua pelakunya: si lajang dan si ibu-ibu muda. Rasanya seperti mendengarkan ocehan teman baik yang sedang menyodorkan renungan-renungan lugas, jujur, dan yang penting, tidak menggurui maupun menghakimi! Ditanggung bakal ketawa-ketiwi sambil ikutan nyeletuk…
— Herdiana Hakim. Salah satu dari si lajang (yang nggak ikut-ikutan sirik sama yang nikah, beneran!), penulis dan penerjemah