Jadi, Jumat kemarin, Shasya mengirimkan pesan pendek yang isinya mengajak saya untuk ketemuan dengan anak-anak Batagor.net, di warung Laos, jalan Cihampelas. Dan saya — setelah satu kali gagal ketemuan, karena kebodohan saya nggak bawa ponsel, sehingga di lokasi jadi mati gaya dan memutuskan untuk pulang saja — kali ini menyetujuinya. Sore-sore — setelah memastikan bahwa ponsel tak tertinggal — saya pun meluncur ke lokasi dan bertemu dengan mereka.
Di antara ketawa-ketawa plus pusing mencerna siapa yang ngomong apa dengan topik apa, tiba-tiba Senny mengeluarkan satu kantung plastik bening besar berisi gantungan kunci (yang bentuknya mirip dengan anting Shasya. Haha. Ini kata Anis, lho.Pake dipraktekin lagi :D )
Dan saya pun bertanya, untuk apa gantungan kunci tersebut. Shasya berusaha menjelaskan pada saya, mengalahkan keriuhan suara mengobrol.
Katanya hasil penjualan gantungan kunci tersebut akan dikumpulkan untuk event Gardu Lantu (Blogger dan Pengusaha Peduli Anak Yatim Piatu). Event ini sendiri bukan baru kali ini diadakan, sudah dua kali, dan yang sekarang yang ketiga.
Rencananya sih, mereka akan mengajak anak-anak dari beberapa panti asuhan untuk makan bareng di acara Food Fiesta. Pada bulan Juli 2009 bertempat di Plaza IBCC, Jalan Ahmad Yani – Bandung
Kalau di Gardu Lantu I mereka berhasil mentraktir 200 anak, lalu di Gardu Lantu II, 300 orang anak, di Gardu Lantu III, target mereka adalah seribu orang anak. Iya, seribu, nolnya tiga. Sarebu. 1000 dan itu anak semua. Keren ya?
Oh ya, harga gantungan kunci ini adalah Rp. 20.000,- . Dengan ‘membeli’nya, kita sudah bisa menraktir satu orang anak panti asuhan tersebut di event Gardu Lantu III, PLUS memberinya kaos seragam Gardu Lantu.
…
Saya sempat berpikir, ke mana seringnya Rp. 20.000,- pergi dari di dompet saya. Kadang habis untuk sekali makan di luar. Kadang untuk beli pulsa (Ohya, kalau pemakaian pulsa over-budget bulanan, saya beli pulsa Rp.20.000-an. Niatnya biar hemat, tapi belinya berulang-ulang. Halah.). Kadang untuk beli karet rambut yang kerap hilang (BTW, karet rambutnya tentu nggak segitu harganya, tapi biasanya, niat beli karet rambut selalu diikuti dengan bela-beli pernik nggak penting atas nama lapar mata doang). Saya juga sempat bertanya kepada beberapa teman, jawabannya beragam, makan siang di luar, nonton hemat, beli DVD film yang direkomendasikan beberapa situs (bajakan! ha!), beli CD software (again, bajakan.)
Lah? Ternyata jawabannya sama aja ya, semuanya dipakai untuk kepentingan personal — dan tidak terlalu urgent. Tsk, tsk, tsk, anak muda jaman sekarang yaaa. *haha*
Padahal Rp. 20.000, - tersebut, bisa jadi berarti untuk orang lain, kalau saja, saya setidaknya sekali saja bolos makan di luar, beli pulsa, beli karet rambut plus plus. Atau absen tidak nonton hemat, atau beli DVD dan CD bajakan, atau hal-hal lain yang tidak urgent lainnya :D
Dan, sebelum ada yang bawel mempertanyakan ‘Memangnya dengan menraktir makan satu kali, bisa membantu mensejahterakan mereka seumur hidup?’ .
Percayalah, ada orang-orang (yang mengundang nafsu ingin menoyor) demikian, baruuu saja ada yang bilang seperti itu. Ctuks!
Ada nih satu pertanyaan balik : Biarpun tidak membantu hidup mereka seumur hidup, kalau bisa membuat mereka bahagia, apa salahnya?
Anyway, bagi yang tergerak untuk mendonasikan rezeki yang dimilikinya, bisa transfer ke
- BCA a.n Herry Constadi no acc : 233-191-451
- BRI a.n Marla Ruby Quintine no acc 0384-0-1000-54207
- Bank Mandiri a.n Amalia Mustikasari no acc : 131-000-4619872
- BNI a.n Karina A. Shellyani no. acc 015-1481-99
Untuk info lebih lanjut bisa hubungi Senny di: 022 70330527 atau lewat email di senny.oktaviani@yahoo.com.
Cerita serupa bisa di baca di blognya Shasya dan Senny. Semoga Rp.20.000,- kita bisa jadi saluran berkat buat sesama.
Oh ya, gantungan kunci ini dwifungsi lho, selain bisa menggantung kunci (hehe) bisa juga jadi anting. (teteeeub)

Perhatikan Anting Shasya!

Dan ini gantungan kuncinya.
Mirip bukan?
HAHAHAHA…. Saya kayaknya cari gara-gara nih.
Dum di dum….. *siul-siul*
Gambar dicolong dari album Kops Kopdar Batagor-nya Bagus Rully Mutaqqien
BTW, kalau sekiranya ada yang mau memforward tulisan ini kepada rekan, kerabat atau sahabat-sahabat, silahkeun lho… :)