Archive for the cerita visual Category

13 Tahun

Rasanya, bagi kami 13 tahun yang lalu, kehidupan itu menyebalkan. Masuk kuliah, tugas-tugas-tugas yang minta ampun banyaknya memaksa kami untuk melek semalam suntuk, ujian-ujian-ujian yang memaksa kami untuk belajar dan membuang waktu bermain. Uang saku-uang saku-uang saku yang sepertinya tidak pernah mencukupi untuk membeli keperluan kami (atau setidaknya membeli barang yang kami pikir perlu), pacaran-pacaran-pacaran nggak jelas, patah hati-patah hati-patah hati yang bikin kami bertingkah mellow norak.

13 Tahun yang lalu kami berpikir, kapan kerumitan ini segera berakhir, di mana kami tidak harus menghadapi tugas-tugas-tugas, atau ujian-ujian-ujian, di mana kami telah bekerja dan bisa memiliki uang sendiri, di mana kami bisa memiliki pasangan yang jelas, di mana kami tidak perlu patah hati lagi.

Read the rest of this entry »

Usaha Sampingan Selebriti 2

Ini bukan lanjutan dari entry yang ini dan saya juga tidak bermaksud membuat kategori usaha sampingan selebriti di blog saya. Kebetulan saja malam minggu kemarin, saat makan malam di Suba Suka cafesera Kupang bersama dua orang Mr Ring ring*, saya menemukan toilet ini.

Read the rest of this entry »

ANJING DAN KUCING SAJA BISA!

Dili - Suai - Salele - Dili - Lospalos - Dili - Suai - Motamasin - Metamauk - Betun - Atambua - Kupang!

Pfiuh. Setelah selama beberapa bulan terakhir hidup nomaden, berpindah nyaris seminggu sekali, tidak pernah mengeluarkan baju dari carrier, tidur dari rumah teman ke rumah teman yang lain, atau dari satu tempat umum ke tempat umum lain, kadang di tempat tidur berkutu busuk, kadang di sleeping bag, jauh dari informasi, jauh dari komunikasi - akhirnya! Saya kembali ke repoeblik, di Kupang tepatnya, dan transit agak lama.

Eh, tau nggak sih, saking merasa terisolirnya, begitu masuk ke repoeblik, dengan noraknya saya mengalami euphoria bisa berkomunikasi. Sering banget saya menelepon beberapa orang terdekat untuk hal yang nggak penting banget (yang mana sangat jarang saya lakukan selama saya di rantau *alah, rantau*, satu-satunya provider GSM di sono, tarifnya ngajak miskin bo!), belum lagi ditambah dengan mengirimi SMS-SMS yang nggak kalah nggak pentingnya seperti : siapa artis kolot yang suka basket?*

Read the rest of this entry »

Usaha Sampingan Selebriti

update :
Sing Suer ini bukan hasil sentuh ulang (retouch) photoshop, makanan kecil kaya MSG ini saya temukan di kios Mama Bot (Mama = Ibu, Bot = besar, secara harafiah penjualnya emang guedeeee banget, masuk pintu kiosnya aja ribet kali..) depan rumah, harganya 10 sen, ada dua rasa, Keju dan Coklat. Produk dari Cirebon tuh…

om sony, kalau mau ambil boleh kok :))

APAKAH ANDA TERLALU PEMALU?

…sampai-sampai menanyakan nomor telepon orang yang anda sukai saja anda tidak berani?

Gunakanlah t-shirt ini!

Berhubung saya nggak terlalu pemalu, maka saya nggak beli t-shirt yang saya temukan di pasar barang bekas Suai (Distrik Cova Lima, Timor Leste) ini.

Eh, Ngomong-ngomong soal line gombal-gombalan, ada satu line yang jadi andalan kalau saya sedang ingin menggombali orang yang sedang dikecengi (ih, istilah di’keceng’ itu aneh banget sih bunyinya?) :

Read the rest of this entry »

Perbincangan Imajiner

“Kak, kenapa kebenaran itu harus dicari?”
“Soalnya dunia itu panggung sandiwara, dik.”
“Ohh, jadi semua orang berakting,ya Kak?”
“Iya.”
“Pasti nyari kebenaran tuh susah banget…”
“Kenapa kamu bilang gitu, Dik?”
“Ya liat aja, orang ini sampe mati nyari kebenaran…”

Sebuah perbincangan imajiner yang selalu muncul di kepala setiap melihat monumen depan gang rumah ini.

Read the rest of this entry »

Dia Bilang Saya Goblok (dan variannya)

Seumur hidup saya sangat yakin bahwa saya tidak masuk dalam kategori goblok dan variannya. Juga, tidak pernah – catat, tidak pernah ada seorang pun yang pernah mengatai saya sepertu itu, baik itu secara bercanda, apalagi serius.

Dan seumur hidup juga, saya sangat percaya, bahwa di dunia ini, tidak ada orang goblok dan variannya. Yang ada, orang yang sudah tahu dan orang yang belum tahu. Makanya saya tidak pernah mengatai orang seperti itu.

Tapi seseorang mengatai saya ‘Goblok!’ dengan keras dan sarkastis – yang lebih menyakitkan dia serius.

Berawal dari keluhan saya tentang betapa keberanian dan kenekatan saya jauh berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Untuk hal yang sederhana; saya jadi sedikit takut ketinggian. Lalu saya memberi contoh kasus. Kebetulan siangnya saya baru saja menyambangi air terjun Oehala.

“Di Oehala gue berusaha untuk berdiri di bibir air terjunnya. Beuh, rasanya nggak karu-karuan. Takut iya, sere..”

Nada excited yang keluar dari bibir saya terpotong.

“Goblok banget sih lo…”lawan bicara saya menatap tajam

Read the rest of this entry »

Batas

Entah kenapa, walaupun sudah sering melewati garis kuning yang menandai perbatasan Timor-Leste dan Indonesia, tapi saya selalu menyempatkan diri untuk bermain ‘Sebelah badan di negara yang berbeda’.

Dan saya -secara psikologis- selalu merasakan sensasi yang sama, sebelah badan merasa aman karena di berada negara sendiri, sedangkan sebelah badan merasa ‘tidak terlindungi’ karena di negara orang.

Read the rest of this entry »

Peace Of Mind

Yah, Cuma bertanya-tanya saja.. bagaimana cara mendapatkan ‘peace of mind’ ya? Apakah dengan menyewa satpam dari security service yang bertagline ‘Peace of mind’? Memagari property dengan pagar tinggi?

Read the rest of this entry »

Lagu Favorit Saya : Timor Lorosae

Rai timor Loro Sae
Rai ida Be Hau Moris
Hau Hadomi Deit O Mesak Doben
Rai Timor Loro Sae
Rai Ulun to a Rai Ikun
Tasi Feto to O Tasi Mane
Husi Loro Sae Loran Monu Mesak
Oan Timor Loro Sae

Tanah Timor Lorosae
Tanah tempat lahirku
Saya hanya mencintaimu
Tanah Timor Lorosae
Dari ujung timur sampai ujung barat
Laut tenang dan laut ganas
Dari Lorosae sampai Loromonu
Semua anak timor lorosae

Timor Oan tomak Lemorai
Hela iha Rai Seluk-seluk
Rona Lai Ami Hananu Hodi
Solok Imi Hotu Lae
Rai Ulun to a Rai Ikun
Tasi Feto to O Tasi Mane
Husi Loro Sae Loran Monu Mesak
Oan Timor Loro Sae

Semua anak Timor mengembara
Tinggal di tanah yang berbeda-beda
Dengarkan dulu nyanyian kami
Untuk menyenangkan kalian semua
Dari ujung timur sampai ujung barat
Laut tenang dan laut ganas
Dari Lorosae sampai Loromonu
Semua anak timor lorosae

Yah, sejak saya dengar lagu ini tahun 2001, saya langsung suka. Walaupun sekarang sudah banyak lagu-lagu Tetun yang saya dengar, lagu ini tetap ada dalam daftar lagu favorit :)

Read the rest of this entry »