Self-Help Tips (Hahaha!) : Membuat Blog Anda ‘Dilirik’.
Dan yang terakhir, ini cara instan, jadi seleb dulu, baru ngeblog di blog yang disediakan oleh situs infotainment…
Menjawab pertanyaan Galuh di Twitter, kadang-kadang (berasa) iya. Suka ada beberapa e-mail yang masuk menanyakan ini itu. Contohnya adalah e-mail yang — berdasarkan tanggal sih —- masuk sekitar tiga hari yang lalu, namun baru saya buka sekitar satu jam yang lalu. Yang menemukan juga bukan saya, tapi Nella, teman saya. Duh. terima kasih deh buat segala notifikasi situs jejaring pertemanan, resume berita segala mailing list, para tukang jualan dan seterusnya, sampai-sampai e-mail personal terdesak dan nyaris terlewat.
Anyway, isi dari e-mail tersebut adalah :
Mbak, kunjungi blog aku ya,
nggak ada yang komen, nih.
Oh ya nanya dong, gimana siy, biar blog kita dikunjungi orang?
Nella — teman saya yang kekeuh ‘tidak mau mengikuti euphoria blogging‘ tapi rajin blogwalking ini. Doh!— mengangkat topik tersebut dalam sesi ngobrol ngalor-ngidul ngulon ngetan kami sampai bibir kiwir-kiwir dan perut mules karena ketawa-ketawa, ditemani berbagai cemilan tak sehat.
Saya dan Nella sepakat bahwa akan terlalu naif dan menggampangkan jika jawaban untuk pertanyaan tersebut seperti ini adalah demikian : “Jika ingin blog anda dikunjungi (dan lebih jauh lagi; diapresiasi), maka kita harus membuat entri yang berarti, kontemplatif, mengandung pencerahan, inspiratif, mengandung insight, lucu mampus, keren mati, dan seterusnya”. Apalagi, kalau misalnya ditambahkan dengan ‘Sudah, nggak usah mikirin mau ada pengunjung atau nggak. Lo menulis aja, dengan sepenuh hati. Pembaca lambat laun akan mengapresiasi juga, itu sebagai satu akibat dari kualitas tulisan lo.” Hmpf.
Sekarang masalahnya, gimana juga mau diapresiasi, kalau pengunjungnya nggak ada dan kalau nggak ada yang tahu bahwa anda itu eksis di dunia blogging?
Jadi yang pertama harus dilakukan adalah ‘menyadarkan’ dunia blogging, bahwa anda itu ada.

Perempuan (saya, maksudnya) itu, sering menganalisa segala hal yang ada pada pasangan, untuk menguji apakah 267onship mereka berjalan baik-baik saja atau tidak.
Tuan Manipulator ini adalah pria yang sering melakukan banyak hal secara halus untuk memperoleh keinginannya. Biasanya sih, tipe ini jago ngomong. Kadang-kadang kita nggak sadar bahwa kita sudah termanipulasi oleh kalimat manis nan lembutnya dan melakukan apa yang dia inginkan.
Ketika kita habis berciuman dengannya, tiba-tiba dia bilang “Eh, kamu tau nggak, berciuman itu adalah perilaku kompleks yang membutuhkan koordinasi kerja otot. Ada sekitar 34 sampai 36 otot yang harus bekerja sama. Tapi yang paling penting sih otot orbicularis oris .”
