Buku/Novel

Time Will Tell

timewilltellPenulis : Okke ‘Sepatumerah’ & Riri Sardjono
Penerbit : Gagas Media
ISBN : 9797806170
Jumlah Halaman : 276

Mari kita mulai semuanya lagi dari awal.
Mari tiupkan napas baru bagi harapan. Usahlah mengeluh tentang hal-hal lama.

Kau dan aku harus mulai belajar untuk lebih banyak berharap—dan mengurangi sesal.

Apa lagi yang membuat dirimu meragu?
Kau dan aku sudah berada di sini, telanjur berada di rentang waktu ini. Bagaimana bisa kau membuka lembaran baru, kalau langkahmu masih tertahan di masa lalu?
*
TIME WILL TELL adalah bacaan manis bertema waktu dan lembaran baru dalam hidup, dihidangkan oleh dua penulis kebanggaan GagasMedia. Buku-buku yang pernah ditulis Okke ‘Sepatumerah’ sebelumnya: Kamar Cewek, Cinta Pertama, Kamulah Satu-satunya, Indonesian Idle, Istoria da Paz, dan Heart Block, dan beberapa buku kolaborasi. Sementara Riri Sardjono pernah merilis Marriagable dan Tentang Cinta

The Journeys : Kisah Perjalanan Para Pencerita

the-journeysPenerbit : Gagas Media
ISBN 979780481X (ISBN13: 9789797804817)
Jumlah halaman : 254

The Journeys: Kisah Perjalanan Para Pencerita berisi 12 tulisan perjalanan dari 12 orang penulis yang memiliki latar belakang berbeda. Mulai dari penulis komedi, penulis skenario, novelis, hingga yang memang berprofesi sebagai travel writer.

Latar belakang berbeda ini membuat kisah-kisah yang dihadirkan pun memiliki sudut pandang beragam; yang terasa manis, menyentuh, hingga membuat terbahak. Dari birunya laut Karimunjawa, gemerlap New York City, keriaan sebuah pasar pagi di Lucerne, sudut rumah sakit jiwa di Singapura, damainya Shuili, cantiknya Andalusia, warna-warni Senegal, cerita kepercayaan setempat di Soe, mencari parfum impian di Mekah, kisah sebotol sambel yang harus dibawa sampai Utrecht, upaya melipir ke Tel Aviv, hingga fakta tak disangka di balik free traveling.

Perjalanan adalah sebuah proses menemukan. ‘It’s better to travel well than to arrive,’ kata Buddha. Dan The Journeys mengajak siapa pun menemukan kisahnya sendiri. Sesederhana apa pun itu.

Heartblock : Biarkan Cinta Menemukanmu

Penerbit : Gagas Media
ISBN : 979-780-385-6
Jumlah halaman : 316 halaman
Ukuran : 13 x 19 cm

Cara terbaik untuk jatuh cinta
adalah mencintai seolah-olah kau belum pernah terluka sebelumnya.

Senja adalah penulis sukses yang sedang berada di puncak karier. Publisitas dan ketenaran sudah di tangan—tapi kenapa tak bahagia? Dia merasa dunia di sekitarnya menuntut terlalu banyak. Terlalu banyak mengomentari kekurangan dan kealpaan, seolah-olah kebahagiaan mereka terletak di kejatuhan Senja.

Tak hanya itu, dia juga menemui ketakutan terbesar: kreativitasnya buntu. Khawatir deadline yang dekat memperparah masalah, Senja mengambil jalan pintas yang paling gampang saat ini: menyepi dan menyelesaikan naskah. Hanya itu yang terpikir di dalam benak Senja sekarang… sampai dia bertemu seorang pelukis bernama Genta.

Genta.
Bentuk dari sesungguhnya cinta yang selama ini dua cari.

Writers’ block memang bisa menimpa semua penulis—bahkan tekanannya cukup membuat traumatis bagi sebagian orang. Namun dengan menikmati kisah pontang-panting Senja di buku ini, semoga dapat menjadi hiburan dan pembelajaran informal yang bagi para penikmat buku: pembaca, penulis, maupun penulis aspiratif!

(Sitta Karina, novelis, kontributor Cerpen CosmoGirl! Indonesia)


Lajang dan Nikah : Sama Enaknya, Sama Ribetnya

Penulis : Okke ‘Sepatumerah’ dan Nita Sellya
Penerbit : Sheila Publishing

Lajang sering dinilai sebagai penyakit yang harus segera dienyahkan, dibumihanguskan. Lalu, buru-buru diganti dengan menikah supaya penyakit itu nggak datang-datang lagi.

Sementara selingkuh sering kali jadi penyakit paling mengerikan di dunia menikah. Suami dan istri punya kemungkinan yang sama besarnya terkena penyakit selingkuh. Lalu, bagaimana menjauhkan penyakit itu dari dunia pernikahan?

Sebenarnya lebih baik mana sih, menikah atau setia melajang…??

Apa komentar mereka tentang buku ini?

Apakah kata “LAJANG” dan “PERNIKAHAN” kamu highlight tebal-tebal di kepala? Maka kisah si Single dan warna warni rumahtangga bisa kamu lahap tanpa sensor disini. Lebih menarik lagi jika kamu berlagak gila, seolah olah sedang ikut nimbrung di setiap kejadiannnya (seperti yang saya lakukan). Seru! Karena hidup harus dilihat dari berbagai point of view.
–Sogi ‘Extravaganza’ Indra Dhuaja, Entertainer.

“Lajang dan Menikah bia dikatakan buku paling entertaining dan dinamis yang pernah saya baca. Narasi yang sangat lugas namun lucu dan terkadang tragis tapi penuh passion, mampu menseparasi sekaligus mengkombinasi gap antara kehidupan urban perempuan lajang dan menikah. Obsessive-compulsively page turner!”
–Ika Natassa, penulis novel A Very Yuppy Wedding dan Divortiare

Very insightful! Seharusnya buku ini berjudul How To Read Single and Married Woman’s Mind. PENTING dibaca oleh laki-laki! WAJIB dibaca oleh perempuan!
–Pribadi Prananta – part-time husband, full-time lover, overtime copywriter.

Lajang & menikah, sebuah tema yang menarik untuk dibahas secara bersamaan karena pasti kita berada pada salah satunya. kalau di kehidupan sehari-hari biasanya saling mencela dan saling iri, alex & adisti malah membuatnya menjadi cerita yang lucu.
– alaya, blogger

Pertama kali membaca ‘Lajang dan Menikah’, saya langsung menebak bahwa blog ini akan menjadi sebuah buku. Semacam panduan non-konvensional untuk para perempuan yang sedang bingung menentukan pilihan hidup, termasuk saya sendiri *cough*. Lugas, cerdas, tajam, dan tanpa menggurui, buku ini tidak menjanjikan jawaban, namun cerita-cerita di dalamnya dijamin membuat kita merenung dan berpikir dua kali. Tentang mengambil keputusan. Tentang menjalani hidup. Hidup memang cuma sekali. Nggak ada salahnya dinikmati, lengkap dengan segala pilihan dan konsekuensinya. Dan untuk yang satu ini, ‘Lajang dan Menikah’ bisa jadi pilihan tepat.
–Jenny Jusuf , novelis, blogger

Girls, don’t you dare to get married before you read this book!!!
– Ayang Cempaka, seniman

Rumput tetangga selalu lebih hijau: Yang lajang sirik sama yang nikah, yang nikah sirik sama yang lajang. Daripada sirik-sirikan, baca deh potret-potret dari dua sisi kehidupan ini, dituturkan secara bergantian oleh dua pelakunya: si lajang dan si ibu-ibu muda. Rasanya seperti mendengarkan ocehan teman baik yang sedang menyodorkan renungan-renungan lugas, jujur, dan yang penting, tidak menggurui maupun menghakimi! Ditanggung bakal ketawa-ketiwi sambil ikutan nyeletuk…
— Herdiana Hakim. Salah satu dari si lajang (yang nggak ikut-ikutan sirik sama yang nikah, beneran!), penulis dan penerjemah


Istoria da Paz : Perempuan Dalam Perjalanan.

Penulis :Okke ‘sepatumerah’
Penerbit : GagasMedia
ISBN :979-780-207-8
Jumlah halaman : 218 hlm
Ukuran buku : 11,5 x19 cm

Arimbi Pramudhita, feature editor ‘Destination’: Masyarakat belum bisa terima perbedaan nilai. Berhubung yang umum dalam masyarakat adalah menikah, maka buat orang yang belum menikah, atau bahkan memutuskan untuk tidak menikah, akan dianggap aneh. Maka beramai-ramailah mereka memercayai bahwa mereka normal jika menikah.

Enrico Stephanus, tattoo artist: Kenyamanan ini membuat kita berhenti mencari, padahal proses pencarian itu belum selesai.

Julia Sastrawijaya, editor Codex: Well, mungkin perjalanan dan pertemuan dengan orang plus suasana baru bisa membantu lo menata hati.

Dionysius Alexander, pekerja sosial: Jalan hidup manusia itu seperti garis, walaupun tidak lurus. Suatu saat mungkin terjadi persilangan, perpotongan atau persentuhan antara garis jalan hidup masing-masing.

Putus. Adalah hal yang menyakitkan bagi setiap orang. Termasuk Damai Priscilla, seorang editor yang bekerja di sebuah penerbitan. Dalam keadaan sangat hancur, ia mendapat tugas untuk membukukan kisah seorang guru ‘Sekolah Damai’, sebuah sekolah alternatif bagi anak-anak pengungsi Timor Leste yang berada di camp pengungsian di Timor Barat.

Untuk itu ia harus melakukan perjalanan menemui sang guru dan mengalami banyak hal

Istoria da Paz*: Perempuan dalam perjalanan. Bukan cerita tentang perempuan bernama Damai, seorang editor yang patah hati. Bukan juga cerita tentang Sekolah Damai. Tapi ini kisah perempuan yang mengalami perjalanan mengubah sudut pandangnya tentang kehidupan.

*Cerita Damai (Tetun Frasa)


Indonesian Idle

Penulis : Okke ‘Sepatumerah’
Penerbit : GagasMedia
ISBN : 979-780-163-2
Jumlah halaman : 246 hlm
Ukuran buku :11,5 x19 cm

Diandra Adriani, 23 tahun, merasakannya. Setelah sekian lama menjadi kutu loncat, berganti pekerjaan setiap merasa bosan, ia harus menerima kenyataan pahit yang bikin hidupnya jungkir balik. Bosnya yang bagai monster memecat Diandra dari balik posisinya sebagai staf artistik Femme, sebuah majalah perempuan prestisius ibu kota. Sejak saat itu dia berada dalam keadaan yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya: menjadi pengangguran dan susah mendapatkan pekerjaan!

Cukup?

Tentu belum, karena kebodohannya, Diandra masih harus menghadapi berbagai permasalahan dalam persahabatan dan percintaan. Pokoknya, semua serba rumit.

So, gimana Diandra menyelamatkan hidupnya?

My vote goes to Okke! Baca novel ini seruuu…, susah banget berenti. Okke memang pencerita yang andal. Saya suka dengan permainan kata-katanya di novel ini. Seru, asyik, kocak, dan mengalir. I love Okke’s Indonesian Idle!

- Ninit Yunita, istri bawel & penulis.

Life’s a bitch and then you die…. Tapi se-bitchy-bitchy-nya hidup,
kadang justru ke-’bitchy’-an dan kenistaannya lah yang bikin life is worth living dan membuat kita jadi lebih baik. Kisah Diandra sang superstar Idle ini adalah contoh yang sangat inspiratif untuk itu, plus mengingatkan kita bahwa seklise-klisenya ungkapan ‘everything will be okay’, ternyata bener banget kok!
So, read on girls, then chin up and say: “life’s a bitch… so what?? I’m loving every minute of it!”

- Icha Rahmanti
(www.icha.rahmanti.com)

Dalam buku ini Okke menuliskan beberapa adegan yang terasa begitu real. Kisahnya mengalir dan renyah, seperti camilan yang bisa dinikmati setiap saat.

- Primadonna Angela, Penulis Quarter Life Fear, Quarter Life Dilemma


Kamulah Satu-satunya

Penulis : Okke “Sepatumerah”
Jumlah Halaman : 140 hlm
Ukuran : 11,5 x 19 cm
ISBN : 979-780-133-0

Dibutuhkan sebuah perjuangan keras dan tiada kenal kata ‘menyerah’. Bukankah itu yang seharusnya kita pegang dalam memperjuangkan sesuatu yang sangat kita harapkan, impikan, cita-citakan, bahkan untuk yang kita cintai?

Seorang gadis remaja berjuang mati-matian hanya untuk menyaksikan konser band favoritnya, DEWA! Kecintaannya pada kelompok musik ini harus membuatnya mengorbankan berbagai hal. Tidak hanya materi, tetapi juga sekolah, bahkan orang-orang di sekelilingnya.

Manakah yang patut dipilih—mewujudkan impian yang telah lama terpendam atau orang-orang yang secara jelas hadir dalam kehidupan kita dan mampu memberi lebih dari impian itu sendiri?

Tokoh Indah dalam novel yang diadaptasi dari film dengan judul yang sama ini akan menemukan jawabannya. Jugakah Anda?

Selamat Membaca!


Cinta Pertama

Penulis: Okke ‘Sepatumerah’
Jumlah halaman: 158 hlm
Ukuran: 11,5 x 19 cm
ISBN: 979-780-064-4

Every Diary Has a Secret….

Sehari setelah pesta pertunangan, Wulan tak sadarkan diri dan terpaksa dirawat di rumah sakit. Abimanyu, tunangan Wulan, tak bisa berbuat apa-apa saat mendengar diagnosis dokter: Wulan menderita kanker otak.

Dunia mendadak seperti memusuhi dirinya. Abi, yang ingin menikahi Wulan dan memiliki anak darinya, terpaksa mengubur jauh mimpinya. Kenyataan pahit terlihat jelas di hadapannya. Meskipun begitu, Abi berharap dapat membahagiakan Wulan di saat-saat terakhirnya.

Namun pertanyaannya: Mungkinkah? Wulan bahkan tak kunjung siuman dan sewaktu-waktu bisa saja meninggal dunia.

Abi hampir putus asa, sampai dia membaca buku harian Wulan. Dari buku bersampul cokelat itulah, Abi menemukan sisi lain yang tak diketahui tentang tunangannya. Cinta pertama Wulan yang bernama Surya.

Shock, Abi tak tahu harus berbuat apa. Demi membahagiakan Wulan, ia pun mencari keberadaan Surya. Namun, mampukah Surya menjadi kunci bagi kebahagiaan Wulan seperti yang diharapkan Abi, sementara Surya sendiri telah menemukan belahan jiwanya?


Kamar Cewek : Cowok Boleh Ngintip

Penulis: Ninit Yunita & Okke ‘Sepatumerah’
Jumlah halaman: 244 hlm
Cetakan: 1
Tahun terbit: 2006
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 979-780-044-X

Sebuah kisah tentang 4 orang perempuan dengan karakter dan permasalahan yang berbeda-beda. Safina si feminin yang ingin buru-buru menikah karena tuntutan keluarga. Ratu si Tomboy nan galak yang dibenci calon mertua, Tiara, si polos konvensional yang masih cinta mati pada mantan pacarnya yang akan menikah dan Lona, si sexy yang playgirl.

Dalam perbedaan itu mereka bersahabat: berbagi cerita, berbagi suka, berbagi duka, berbagi tawa, bermusuhan. Semuanya ada di sini, Kamar Cewek.