Kilat!The Flash Fiction Challenge. Vote Me? :)
Gara-gara banyak banget yang mention saya di twitter, meminta saya mem-vote flash fiction mereka untuk Kilat! The Flash Fiction Challenge ,jadinya saya latah deh ikutan, langsung bikin dua biji aja getoh, cuma yang saya ‘jagoin’ yang judulnya : ‘Aku Cinta Padamu, Katanya’ sih. Kalau kalian, yang mana? *halah*
DEMI MEMANJAKAN PERUT (Vote here)
Kata orang, cara membuat pria jatuh cinta adalah dengan memanjakan perutnya.
Itu sudah kulakukan pada suamiku sejak kami masih pacaran. Setiap berkencan aku menghidangkan makanan yang lezat. Dan dia tergila-gila padaku karena itu.
Kami menikah tahun lalu. Dan beginilah rutinitasku setelah menjadi istrinya : aku harus memastikan bahwa makanan sudah siap di meja makan pada jam sebelas, karena jam dua belas suamiku pulang untuk makan siang.
Jam enam, makanan dengan menu lain sudah harus terhidang, jam tujuh ia pulang kantor.
….
Hari ini, suamiku pulang lebih cepat. Aku panik. Untunglah aku bisa mengatur meja dengan cepat. Ia menikmati makanan dengan lahap. ‘Kamu jago sekali memasak’ pujinya,’aku tak salah memilih istri.’
Aku, seperti biasa tersenyum, menggenggam erat-erat bon pemesanan di restoran langganan yang kali ini belum sempat kubuang.
….
AKU CINTA PADAMU, KATANYA (Vote here)
“Aku mencintamu dengan sepenuh hati..” kata laki-laki itu. Wajahnya menampakkan kesungguhan, ia terlihat tampan. Yah, bagaimana tidak, dia adalah seorang model.Digilai oleh sejuta ibu rumah tangga dan ABG.
Aku tertawa dalam hati mendengarnya, seperti biasa, aku selalu geli mendengar kata-kata gombal seperti itu. Tiba-tiba ia mengulurkan setangkai mawar merah dari balik punggungnya.
Oh tolonglah…. Ini 2010, mawar sudah tidak musim.
“Tidak ada yang lain dalam hatiku, selain kamu, kamu yang terindah dalam hidupku” laki-laki itu melanjutkan. Aku mulai tersenyum, geli.
Yakin niiih? Kataku, dalam hati tentunya.
“Bersamamu, aku merasa hanya kita berdua yang ada didunia ini…” kata dia lagi.
Tawaku menyembur. Aduh, maaf. Aku merusak suasana, tapi sungguh, aku tidak tahan.
“Aku ingin menghabiskan sisa hidupku hanya bersama kamu, bukan yang lain…” dia meneruskan, lalu mengeluarkan sesuatu dari kantungnya, sebuah kotak perhiasan beludru. Ia membuka tutupnya, tampak sebuah cincin bermata satu.
Uh oh.Ia melamar?
Dan ia pun berlutut. Ampun!
Aku sudah tidak tahan lagi, ingin tertawa , ingin mencela. Segera kuambil remote control televisiku, dan kumatikan TV, dalam sekejap laki-laki model dan perempuan pendatang baru tadi menghilang dari layar.
Dasar sinetron! gerutuku sambil kembali meneruskan makan malamku.
….
UPDATE Satu Lagi : Menyatakan Cinta Pada Magdalena (Vote here)
Sesungguhnya cinta tumbuh karena terbiasa itu benar adanya. Aku mencintai Magdalena.Bagaimana tidak, kami telah tinggal bersama selama empat tahun. Bukan sekedar tinggal bersama, tapi kami sudah berbagi tempat tidur!
Aku begitu menikmati saat-saat kami berdua saja. Cinta itu menelusup saat ia mengelusku. Saat ia memelukku. Saat ia menciumku. Cintaku padanya mengerak di seluruh relung dan rongga tubuhku
Sayang, Magdalena tidak menyadari bahwa cintaku padanya sedalam itu. Padahal aku sudah berusaha untuk memberi tahunya, namun ia tidak mengerti. Ia memilih begitu banyak pria lain. Yang terakhir adalah Ryan, sebulan yang lalu.
Magdalena tidak menyadari betapa aku terbakar cemburu saat Ryan meneleponnya. Mereka berbincang mesra. terkadang mereka saling menggoda,
Dan itu terjadi setiap malam. Seperti ritual. Ritual cinta antara Magdalena dan Ryan.Bisa kau bayangkan betapa tersiksanya aku?
Di hari yang ke tiga puluh lima, aku tidak tahan. Ryan menelepon dan mereka melakukan ritual bercinta mereka. Kemesraan mereka mendorongku untuk membulatkan tekad. Aku harus menyatakan perasaanku.
Harus kucoba agar Magdalena mengerti.Harus. Harus. H-a-r-u-s.
Tiga jam kemudian, Magdalena menutup telepon. Sumringah senyum menghiasi wajahnya. Ia menoleh padaku, kemudian memeluk dan menciumku. Ia mengelus badanku lembut
Aku harus bilang sekarang juga! Pita suaraku menegang. Liurku mengumpul. Lidahku kaku. Harus!
Sekuat tenaga aku berusaha untuk menyatakannya….
Aku cinta kamu! ‘Meong!’
aku-cinta-kamu! ‘me-ong!’
AKU CINTA KAMU! ‘MEONG!’
Dan Magdalena mengerutkan keningnya,’kenapa sih kamu,Pus? Laper?’



5 Responses to “Kilat!The Flash Fiction Challenge. Vote Me? :)”
Kalau saya pilih “Menyatakan Cinta pada Magdalena”
:D
Hai mbak Okke…
:)
Saya juga jalan2 ke Ffnya lho
Main ke FF saya jugah dunks :)
‘Yang Tak Kuketahui Dari Bapak’
http://bit.ly/bm6cWE
Makasihhhh
Saya suka yang AKU CINTA PADAMU, KATANYA. Mengingatkan pada hobi sendiri yang suka nyinyir kalo lihat acara TV yang norak.. hehehe. Voted!
voted mbak :) saya suka tiga2nya, paling suka yang Menyatakan Cinta Pada Magdalena
iyah, setelah membaca ke-3 FF diatas, aku jg menenmpatkan FF ke-2 sbg yg terbaik dr ke-3nya. meski seemuanya bagus. twist ending, itu keunggulannya…
terima kasih..
salam..
Leave a Reply