Buku Untuk Mereka

Sekitar penghujung bulan Agustus 2008 kemarin, seseorang bernaman John Holdaway — pria yang berasal dari Australia namun tinggal di Timor Leste — menghubungi saya. Dia bilang, dia dan tunangannya memiliki satu rencana untuk membangkitkan gerakan literasi di Timor Leste. Sempat tercetus untuk mengadakan pelatihan menulis dan ini itu, tapi sayang, kami tidak bisa membahasnya lebih lanjut, karena kontrak kerja saya sudah habis dan saya harus kembali ke tanah Jawa.

Lalu dua minggu yang lalu, saya mendapat undangan untuk bergabung dengan milis ‘istoria-timor’ dan diperkenalkan dengan blog http://istoria-timor.blogspot.com. Ternyata, program itu berjalan, mereka mengadakan satu project lomba menulis dalam bahasa Tetun. Keren ya? ;-)

Aaanywayy, gerakan literasi di sana menghadapi kendala karena minimnya buku-buku. Duh ampun deh, sumpah, kalau di Indonesia, toko buku online dan offline ada berarakan, di sana, langka bo! Yang banyak beredar adalah buku-buku semacam ini

Karena itu, John dan partner, atas inisiatif sendiri giat untuk memperbaharui koleksi buku untuk dibaca. Setiap ia ke Indonesia, bisa dipastikan ia membeli buku untuk ‘memperkaya’ perpustakaan untuk anak-anak Timor Leste.

Lalu saya terpikir, mungkin ada baiknya mengadakan aksi bookbox, yaitu aksi pengumpulan buku, seperti yang dulu saya lakukan dengan ninit yunita, muti hudiyana dan dani junus — ohya, buku-buku hasil pengumpulan bookbox yang waktu itu, diserahkan pada Tunas Cendekia (hi, mas Yudhis…). Oh ya, waktu itu blog bookbox nggak sempat diupdate, dan saya menemukan arsip ini dari tunas cendekia :  http://tunascendekia.org/wordpress/archives/270

Namun kali ini, aksi tersebut dilakukan untuk para pemuda Timor Leste.

Jadi, ini kalau anda bersedia dan memiliki buku-buku yang mungkin sudah tidak anda baca lagi, terutama fiksi, atau buku-buku how-to/keterampilan, atau buku-buku self-help, , anda bisa berpartisipasi untuk ‘memperkaya’ koleksi buku-buku dalam perpustakaan para pemuda Timor Leste.:D

Oh, ya, ngedrop bukunya nggak usah jauh-jauh ke Timor Leste kok, tapi ke Jakarta saja, John yang sering ke Jakarta bakal membawanya sendiri ke sana *berat, berat, deh.. hehe*

Ini alamatnya :
Graham & Kristina Holdaway
Apartemen Sultan Residence – Senayan Complex Tower #2 – Apt 50503
Jl. Gatot Subroto
Jakarta 12040

Atau hubungi John sendiri, di johnholdaway@gmail.com

Dan lihat proyek mereka di http://istoria-timor.blogspot.com. Nanti semua buku yang sudah diterima akan diumumkan di blog itu.

Eh tiba-tiba saya ingat, ibu saya pernah bilang begini “Seringnya, apa yang kita anggap sepele, bisa menjadi anugerah luar biasa banget buat orang lain.”

Semoga, apa yang sudah tidak pernah kita baca, kita simpan di sudut terdalam rak buku kita sampai berdebu, bisa menjadi berkat bagi orang lain.

11 Responses to “Buku Untuk Mereka”

  1. bubble-pinkz Says:

    kemaren liat di artha gading di lt 2 ada gramed yg lagi cuci gudang… banyak novel2 luar yang bagus2 dijual dengan harga di bawah ceban… mang novel2 lama sech, tapi lumayan euy dari harga asli 80rb skrg cuma 10rb… just info aja….

  2. sepatumerah Says:

    thank you,Mel atas infonya :)

  3. desty Says:

    Ke, gw banyak buku novel terjemahan kayak Danielle Steel gitu..
    menurut lo, bisa ga disumbangin??

  4. sepatumerah Says:

    boleh bu.. diterima dengan senang hati :)

  5. desty Says:

    ohya, ke… td blogwalking ke sini (http://www.gfreshmag.blogspot.com/). Boleh ngambil majalah gratis (edisi tahun 2006 kebawah) tapi lokasinya di Bandung…coba deh cek ke situsnya…
    Majalahnya emang majalah rohani sih..tapi gw pikir bagus juga isinya…

    Ntar ya, aku kumpulin novel-novelnya dulu…kalo ga sempat dibawa ke jakarta, ntar dikirim aja bisa kan ya???

  6. Anis Says:

    Buku apa aja ya, Ke?

  7. sepatumerah Says:

    desty:
    thankyou buu.. gpp kok dikirim, gw juga ngirim, ga nganter langsung ;-)

    anis:
    fiksi, how to/keterampilan atau self-help. Atau kalo ada buku2 ilmiah populer boleh juga kok

  8. -may- Says:

    Majalah mau nggak? Majalahnya Ima banyak yang mau gw “relakan”, selain buku2nya yang [kecil kemungkinannya] bakal disukai Nara.

  9. Ahmad Soares Says:

    Good afternoon all/ Boatarde Todos/ Selamat Siang semuanya,

    ass, wr. wb,

    Saya seorang berwarga negara Timor Leste dan sekarang sedang menuntut ilmu di Universitas Muhamadiyah Jakarta. Terima kasih atas kebaikan hati kalian, Allah pasti akan memberi upah yang setara dengan perbuatan kamu. Memang kami mamndang bahwa masyarakat Indonesia adalah saudara2 kami tapi kemerdekaan utk menjadi sbh negara adalah hak kami. Sebagian besar dari kami tetap memahami bahsa Indonesia tapi sayang anak2 sekarang yang lahir mulai tahun 1995 - sekarang sudah tidak memahami Bahasa Indonesia melainkan bahasa Portugis dan Bahasa Inggris uh..uh..

    Di Timor Leste kami sangat akrab dengan orang2 Indonesia ketimbang orang2 BULE. Timor Leste adalah sebuah negara sekuler semua orang bebas menentukan agama dan kepercayaana masing2 yang dituntu adalah rasa nasionalismenya saja.

    Terima kasih saudara2ku, kita pernah hidup dibawah satu bendera sudah selayaknya kita saling memaafkan dan saling membantu pada saat sekarang, saat akan datang dan selamanya.

    Slam utk semuanya,

    Obrigado.

    Ahmad.

  10. Abe Barreto Soares Says:

    Halo Mbak Okke,

    Saya sambut gembira inisiatif pengumpulan buku untuk dikirim ke Timor-Leste.

    Saya adalah salah seorang pengemar sastra Indonesia.

    Saya pun bergiat dalam proyek Istoria Timor yang dipelopori oleh John.

    Salam,
    ABE BARRETO SOARES

  11. Max Says:

    Hi,
    Terima Kasih atas kepedulian terhadap pengembangan sastra di Timor-Leste!
    Untuk generasi muda Timor-Leste, ini adalah tantangan kepada kita. Mbah Okke dari Indonesia, John dari Australia dan teman-teman lainnya peduli pada pemgembangan sastra di tanah air kita. Kita sendiri, apa yang telah kita lakukan untuk mengembangkan sastra di tanah air kita?

Leave a Reply