« oktober 2008 | Main | december 2008 »

november 2008 Archives

04 november 2008

Santun-Net


Si saya ini terpesona begitu masuk ke salah satu warnet di Bandung sewaktu bulan ramadhan kemarin. Di meja operator tertulis :

DILARANG BERISIK DAN BERKATA KASAR DALAM RUANGAN (mengganggu yang lain). UNTUK ANAK DI BAWAH UMUR DILARANG MEMBUKA SITUS DEWASA, SANKSI DENDA 50.000, APABILA KETAHUAN MEMBUKA SITUS DEWASA.

Nggak kok, namanya warnetnya bukan Santun-net

Continue reading "Santun-Net" »

06 november 2008

Mecahin Jerawat...

Acne vulgaris (commonly called acne) is a skin disease caused by changes in the pilosebaceous units (skin structures consisting of a hair follicle and its associated sebaceous gland). Severe acne is inflammatory, but acne can also manifest in noninflammatory forms.[1] Acne lesions are commonly referred to as pimples, spots, zits, or acne.
sumber : wikipedia, tentunya.

Entah kenapa, saya hobi mecahin jerawat :D. Semua orang yang melihat saya melakukan ini pasti berteriak histeris, "JANGAN DIPECAHIN! NANTI INFEKSI!" atau "NANTI BERBEKAS!". Tapi, ya itu, suka aja. Saya menikmati rasa sakitnya, sampai air mata meleleh-leleh dan saya menikmat ketika 'isinya' keluar berdarah-darah (Ewww!).

Untung nggak sering jerawatan :D

Anyway, sekarang saya (tumben) lagi seneng-senengnya menggambar, nih. Berhubung tadi pagi baru mecahin jerawat *pengumuman ga penting*, maka....

Continue reading "Mecahin Jerawat..." »

10 november 2008

Bekerja Merubah Dunia. *Tsah!*

Betapa selama ini saya merasa telah menjadi pahlawan, agent of change --- hanya karena saya memutuskan untuk turun langsung ke jalan. Dan jujur saja, saya menikmati guyuran pujian dan kekaguman orang banyak setiap saya menceritakan kesulitan yang saya hadapi di lapangan.


‘Gue kagum sama lo, lo berani turun berkotor-kotor langsung...’
‘Lu nggak takut apa?’

Bahkan, saya pun begitu bangga, ketika ada yang bilang saya gila.

‘Lu gila, ninggalin kemapanan yang lo punya, untuk hidup nggak jelas gitu?’

Dalam hati saya bilang ‘Ya iyalah, saya nggak cuma ngomong.’

Kepala saya membesar, hidung melayang… Sampai…

Hari itu perpisahan, hari terakhir kelas kami --- sekaligus penghujung kontrak saya sebagai relawan. Ada murid yang sudah mempersembahkan nyanyian, kami sudah bertukar cenderamata. Tiba-tiba seorang remaja putri maju, berkata bahwa ia bersama teman-teman sekelas telah menciptakan puisi perpisahan dan ingin membacakan puisi tersebut.

Continue reading "Bekerja Merubah Dunia. *Tsah!*" »

11 november 2008

Odesaiko's Chronicle : Insomnia Keparat

Continue reading "Odesaiko's Chronicle : Insomnia Keparat" »

16 november 2008

Moral-moralan.

Kemarin, saya nongkrong bertiga, dengan dua orang teman. Di sebuah tempat nyaman berwi-fi yang tidak perlu login. Saya sibuk 'sibuk' mengganti header untuk blog lajang dan menikah, menambahkan tagline karya ibu Bintangtary, pemenang lomba tagline ini. Bukan pekerjaan sulit, jadi sebenarnya sudah selesai dalam lima belas menit. Tapi saya masih browsing sana-sini tak tentu arah. Sementara dua teman saya ini sibuk membahas tentang moral.

Berawal dari pertanyaan salah seorang dari mereka, yang menanyakan konsep tinggal bareng yang ada dalam novel Istoria da Paz : Perempuan Dalam Perjalanan. Dia bertanya, kenapa saya membuat sang tokoh tinggal bareng.

Jawab saya : karena saya mau. Kan saya yang nulis? (haha! Jedig!). Tidak ada alasan, bahwa itu adalah fenomena umum masa kini atau apa. Hanya itu.

Continue reading "Moral-moralan." »

21 november 2008

Energi Yang Bertransformasi.

Saya masih ingat, tujuh tahun yang lalu, waktu kami masih sama-sama awal dua puluhan, perempuan ini membuat saya ternganga-nganga karena ia memutuskan untuk menikah. Memang mereka telah berpacaran cukup lama, tapi buat saya yang waktu itu belum memikirkan menikah sama sekali --- lumayan membuat terkejut.

“Lo yakin?”

Dan ia pun mengangguk tegas.

“Kenapa?”

Karena, ia bilang, mereka telah ‘berhasil’ melewati sekolah kehidupan lajang dan merasa cukup qualified untuk naik kelas; menikah dan menghadapi ujian demi ujian di jenjang ini. Dengan yakinnya ia bilang, bahwa selama ini energi mereka untuk mempertahankan hubungan telah teruji, tidak pernah habis; jadi ia yakin, akan terus punya energi untuk itu, walau apa pun yang terjadi.

“Lo nggak takut --- entar ternyata kenapa-kenapa setelah menikah?” celetuk saya iseng.

“..lagipula, gue dan dia itu sahabat yang nyoulmate banget. Apa sih yang perlu gue takutin dengan tinggal bersama dengan sahabat lo?”

Okay. Saya berhenti berkomentar iseng lagi.

Singkat kata, menikahlah mereka.

Selama ini saya tidak pernah melihat ada masalah yang berarti dalam hubungan mereka. Setahun kemudian mereka punya anak, lalu mereka menyicil rumah, lalu membeli mobil --- sedikit demi sedikit mereka membangun kerajaan mungil bertiga.

Manisnya.

Tapi dua minggu yang lalu, ia menceritakan hal yang cukup membuat saya terperangah. Ia sempat berencana untuk bercerai beberapa bulan yang lalu.

“Kami udah nggak cocok lagi.” Itu katanya.

Ah. Saya jadi bingung. Sewaktu awal menikah --- ia begitu yakin, bahwa pasangannya adalah ‘sahabat yang nyoulmate banget’.

“Gue udah capek.”

Dan dulu ia juga begitu yakinnya bahwa tidak akan pernah kehabisan energi untuk mempertahankan hubungan mereka. Sekarang kemana energi itu?

Continue reading "Energi Yang Bertransformasi." »

26 november 2008

Peraturan Dibuat Memang Untuk Dilanggar, Tapi...

Katanya, sih.

Ada sensasi tertentu rasanya, ketika kita melakukan perbuatan asusila yang melanggar peraturan.Adrenaline serasa dipacu. Hidup menjadi lebih hidup. Seru. Lalu, ketika berhasil melakukan itu, terlintas pikiran,"Wah, gue pemberontak keren!"

Tapi ya bo, biasanya, orang kalau melanggar mah diem-diem, ngumpet-ngumpet. Ya nggak sih?





Klik ini
untuk melihat lebih jelas.

Continue reading "Peraturan Dibuat Memang Untuk Dilanggar, Tapi..." »

28 november 2008

Bahasa Dewa.

Bikin pelatihan menulis asik, yuk. Kmu jadi pembicaranya.

Begitu bunyi SMS seorang pria tampan dan single ini (hey, ladies! Come and get him! Hahaha, pis ah!) beberapa waktu yang lalu saat saya baru terbangun siang-siang gara-gara begadangan mengejar deadline pekerjaan.

Pelatihan menulis asik? Maksyudnya?

Yah, saya memang asik kalau menulis (eits, nggak kena! Hihi), tapi seriously, saya sangat nggak bisa kalau disuruh membagi kiat atau mengajarkan cara menulis satu cerita fiksi. Doh. Saya menulis otodidak, nggak pernah belajar khusus. Makanya, kalau ada e-mail yang menanyakan hal itu, pasti saya mati gaya dan berakhir dengan memberikan beberapa URL yang memuat cara menulis. Atau, kalau tidak, saya cuma bilang, ngeblog deh, bagus buat latihan nulis. (Yup, sekolah menulis saya adalah blog.)

Akhirnya, dengan arwah yang belum terkumpul sepenuhnya, saya mulai bertanya-tanya, pelatihan macam apa yang dimaksud.

Oooh, ternyata itu hanya luapan kekesalannya karena diharuskan menulis ilmiah dengan bahasa ilmiah nan berbunga-bunga --- atau bahasa dewa.

Jadi, kita rubah mindset orang-orang, bahwa yang ilmiah itu nggak mesti serius, tapi asik. Kan yang penting esensinya, bukan bahasanya.

Itu katanya lewat SMS.

Saya cuma cengar-cengir, padahal tadinya saya berharap, pelatihan itu benar-benar ada --- kalau ada, kan bisa tuh jajal jadi pelatih menulis (gayanyaaa…)

Continue reading "Bahasa Dewa." »

About november 2008

This page contains all entries posted to blog.sepatumerah.net in november 2008. They are listed from oldest to newest.

oktober 2008 is the previous archive.

december 2008 is the next archive.

Many more can be found on the main index page or by looking through the archives.

Powered by
Movable Type 3.31