
Seumur hidup saya sangat yakin bahwa saya tidak masuk dalam kategori goblok dan variannya. Juga, tidak pernah – catat, tidak pernah ada seorang pun yang pernah mengatai saya sepertu itu, baik itu secara bercanda, apalagi serius.
Dan seumur hidup juga, saya sangat percaya, bahwa di dunia ini, tidak ada orang goblok dan variannya. Yang ada, orang yang sudah tahu dan orang yang belum tahu. Makanya saya tidak pernah mengatai orang seperti itu.
Tapi seseorang mengatai saya ‘Goblok!’ dengan keras dan sarkastis – yang lebih menyakitkan dia serius.
Berawal dari keluhan saya tentang betapa keberanian dan kenekatan saya jauh berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Untuk hal yang sederhana; saya jadi sedikit takut ketinggian. Lalu saya memberi contoh kasus. Kebetulan siangnya saya baru saja menyambangi air terjun Oehala.
“Di Oehala gue berusaha untuk berdiri di bibir air terjunnya. Beuh, rasanya nggak karu-karuan. Takut iya, sere..”
Nada excited yang keluar dari bibir saya terpotong.
“Goblok banget sih lo…”lawan bicara saya menatap tajam
Dan saya pun terdiam. Sial.
Sekarang ia terlihat sangat serius. Ngeselin.
“Ngapain sih gitu-gituan? Lo kan bisa kepleset, Bodoh..” ia melanjutkan. Shiiiit! Sekarang ia memakai kata ‘bodoh’. Benar-benar menggores harga diri.
“Gue cuma pengen motret kaki. Cuma sebentar. Lagian arusnya nggak deras kok…” saya berusaha membela diri, karena bagi saya, air terjun yang saya sambangi, tidak ubahnya seperti air terjun buatan di water boom park manapun.
“Tetep aja, lo nggak tau kan, seberapa besar kuasa alam. Emang lo pikir lo bisa mengendalikan alam? Nggak lagi. Makanya diciptain alat-alat pengaman dan seterusnya kalau lo mau bercanda dengan alam…”
Saya masih diam, lalu menghempaskan nafas dengan kuat. Mau nangis rasanya, karena dia sangatlah benar.
Jangankan mengendalikan alam, mengendalikan lingkungan sosial saja kita tidak bisa. Yang bisa kita lakukan hanya mengendalikan diri sendiri, supaya tidak menjadi korban dari bahaya yang disebabkan oleh alam seperti terpeleset jatuh dan tenggelam, atau banjir bandang tiba-tiba.
Atau lingkungan sosial. Siapa coba yang bisa melawan nilai-nilai sosial yang diamini banyak orang biarpun kadang-kadang tidak masuk akal?
Okay, lain kali kalau mau bercanda dengan alam, saya bakal lebih menjaga diri, mungkin berpegangan tangan dengan teman seperjalanan….
……..supaya kalau celaka ada temannya. Hahaha…
Comments (13)
Ouch!
I envy your vicinity to the nature, Kke ..
Posted by Silverlines | 04 april 2008 15:02
Posted on 04 april 2008 15:02
kalo minta dipotretin?
..
eh malah menambah ngutang 'bahaya' buat orang yang motret itu :D
Posted by snydez | 04 april 2008 16:02
Posted on 04 april 2008 16:02
Mbak Okkeee, saya ngeriiiy ngeliat kaki mbak sejengkal dari air terjun ituuuhh.. Langsung muneg, hehee ;p
Posted by Ayu | 04 april 2008 18:21
Posted on 04 april 2008 18:21
Itu kaki elo Ke?
gue kok agak meragukan ya....
hehehe
Posted by roi | 04 april 2008 19:30
Posted on 04 april 2008 19:30
kesel ya dibilangin goblok tapi apa yang dibilangin itu bener. ga banyak orang yang mau cukup perduli dengan keselamatan diri kita, maka bersyukurlah ketika ada orang yang masi perduli sama kita ^_^.
Posted by eNdaH | 05 april 2008 18:09
Posted on 05 april 2008 18:09
Wah.. Kke.. kalo menurut gw kata "goblok" nggak cocok. Lebih cocoknya: "dungu"... HAHAHAHA...
*kidding, hon ;-)*
Gak tahu ya, gw sendiri nggak terlalu tersinggung kalo digoblok2an dalam konteks itu. Tapi reaksi gw biasanya kalo digoblok2in orang (dalam konteks yang lebih serius), ntar gw cari masalah sampai bisa membuktikan bahwa dia tidak lebih pintar daripada gw.. HAHAHAHA..
Posted by -may- | 05 april 2008 18:44
Posted on 05 april 2008 18:44
2 thumbs buat kebranian tante!!!
Hehehe...
Posted by Obi | 05 april 2008 19:36
Posted on 05 april 2008 19:36
bukan goblok sih tp kalo NEKAT iya :D
Posted by didut | 06 april 2008 10:37
Posted on 06 april 2008 10:37
ooppss,mmm gak maksud ya kke.
Posted by dancin | 07 april 2008 14:02
Posted on 07 april 2008 14:02
Enak aja ngajak orang jatoh...
Mang enak....
Posted by Doohan | 11 april 2008 11:47
Posted on 11 april 2008 11:47
Alangkah baiknya kalau memperingatkannya dengan kata2 yang lebih halus, tapi temen kamu pasti lebih tahu kalau kamu emang harus ditegur pakai kata "goblok" dulu baru bisa nyadar, hehehe...tul nggak ke!?
Posted by urma_fie | 13 april 2008 17:34
Posted on 13 april 2008 17:34
dogoblokin...?? hemmm.....
sakit memang.... tapi pertanyaannya adalah "bener ga seh dia yg goblokin kita..??"
atau sebenarnya orang yg bilang goblok itulah yang the real goblok..??
...hehe....
Posted by Deni | 18 april 2008 09:31
Posted on 18 april 2008 09:31
hanya orang yang "goblok" yang ga mau ngelakuin dan melewatkan hal2 seru dalam hidupnya,
Posted by me | 18 april 2008 16:59
Posted on 18 april 2008 16:59