« PBS [Post Break-up Syndrome) | Main | Labarik* Becusse Centro »

Komunikasikan di blog Tembok!

Saya pernah berpikir bahwa untuk dapat hidup dengan aman, tentram dan damai dengan lingkungan sosial, maka saya harus menghindari segala bentuk hal yang bisa menimbulkan friksi atau konflik, termasuk mengkomunikasikan apa yang ada dalam pikiran dan perasaan yang [sekiranya] bertentangan dengan pikiran dan perasaan orang lain.

Setiap ada sesuatu yang mengganjal, saya selalu bilang dalam hati,”Ya sudahlah, orangnya emang gitu..”. Paling banter misuh-misuh dalam hati.

Tapi pada akhirnya, saya meledak. Padahal itu nggak perlu, jika dari awal saya hancur-hancuran mengkomunikasikan pikiran dan perasaan saya.

Oh ya, di Becusse Centro, tempat tinggal kami, sempat terjadi kasus konflik yang lumayan bikin shocked juga, antara kami dengan joventude[pemuda] lokal; rusuh blas. Seperti tawuran. Kami nggak ngerti apa alasan mereka melakukan violensia [kekerasan] macam itu.

Masalah beres ketika pada akhirnya kami melakukan dialog dua pihak. Mereka marah karena mereka berpikiran buruk tentang kami; ini nggak lain karena mereka nggak mengerti secara sepenuhnya tentang program yang kami jalankan.

Pada intinya, mengkomunikasikan sesuatu itu wajib hukumnya.

Untung ada dialog!

Kalau nggak, dari mana kami bisa tahu alasan joventude lokal marah pada kami; dan bagaimana juga para joventude tersebut tahu maksud program kami? ;-). Yah memang agak tolol juga sih, baru berkomunikasi setelah rusuh, tapi dari pada enggak sama sekali, kan?

Setidaknya kami belajar sesuatu.

Nah, kalau misalnya yang diajak komunikasi tidak mau mendengar?

Ya komunikasikan aja di tembok!

Sayang ya, mereka belum kenal blog, coba kalau iya… bukan di tembok, tapi komunikasikanlah di blog :D


Lokasi:
Igreja Ave Maria dan Mercado.
Suai, District Covalima

TrackBack

TrackBack URL for this entry:
http://sepatumerah.net/mt/mt-tb.cgi/88

Comments (13)

JJ:

Ho oh. Padahal kalo di blog, nulisnya bisa lebih BANYAK & dibaca semua orang :-D

jangan diajarin ngeblog dulu, ntar malah menderita kalo udah kadung blogmania tapi akses internet sedemikian mahalnya :D

komunikasi itu kan dua arah ya. frekwensi yang dipakai oleh si pendengar dan si pembicara mustinya sama.

btw kalo mereka nulis di tembok, balasan kalian dimana? di tembok juga? :D

kayaknya harus diajarin gimana ngeblog. tugas mbak okke dan mbak yuni tuh...
minta bantuan sa di timormerdeka.blogspot.com
:)

mmmm..mba2 maw tanya misuh-misuh itu opo toh??

Dan salah satu program Mbak bukan mengenalkan blog ya? :D

enon:

komunikasi melalui blog??ide yang cemerlang :D

Rumiko di JEPANG:

Kak Okke--------!!!!!
Kak, saya selalu menbaca Blog ini.
I can feel you .
Senang sekaliiiiiiiiii.
Rumiko

Eh, ternyata komunikasi lewat tembok bisa dipakai juga ya mbak.. At least berusaha berkomunikasi meski lewat tembok.. Hehehe

okke:

RUMIKO! Maromak!
Diak ka lae? Your english students miss you! :D

Oh my gosh!!! Adu.... Kak, terima kasih banyak atas bls.
Saya kaget sekali.

Ya, saya juga rindu anak-anak yg cantik n yg nakal. Tolong buat salam untuk mereka.Bilang `Jangan nakal-nakal ya, sedikit nakal itu cukup, saya lihat kalian dari Jepang`

Adu... Kak Okke, saya menbaca Blog ini, menalik sekali.
Saya bahagia,karena I can feel you!

Saya nanti akan kirim e-mail.

Love RUMIKO (Babi putih di Jepang)

Oh, English students, mereka tidak nakal,
meraka rajin n pintar sekali.

Saya kira anak-anak yg Peace School.

Kalo English students rajin belajar, saya juga belajar banyak.

Adius.

lita:

Makanya, mari kita sosialisasikan BLOG
hehehe

Nah itu, mestinya jangan diam. mesti mau komunikasi. kalau diam, engga ada yang tau maunya apa (kecuali kalau yang didiemin punya telepati ... mungkin bisa).

Diam kalau sekedar meredakan emosi, akan baik. tapi engga bisa selamanya diam kan? itu namanya solve a problem with a problem.

Jadi, bicara dari hati ke hati akan lebih baik. Bukan untuk saling tuding, bukan untuk mencari siapa yang salah atau siapa yang benar, tapi untuk mencari solusi terbaik untuk kedua belah pihak.

Post a comment

About

This page contains a single entry from the blog posted on 14 november 2007 11:58 am.

The previous post in this blog was PBS [Post Break-up Syndrome).

The next post in this blog is Labarik* Becusse Centro.

Many more can be found on the main index page or by looking through the archives.

Powered by
Movable Type 3.31