« Abia ingin jadi Pastor | Main | PBS [Post Break-up Syndrome) »

Cemburu

Dear sayang,
Waktu kemarin saya tidak sms kamu hanya dengan jawaban-jawaban pendek, saya tidak sedang sibuk kok. Saya sedang menghadiahi diri sendiri dengan bersantai di pantai seharian, berenang, tidur, memerhatikan keluarga-keluarga dan para lovers menghabiskan weekend mereka dengan bercengkrama di pantai. Saya sendirian, berbekal biskuit dan air mineral satu botol. Sekarang seluruh kulit saya perih karena terbakar, tapi tidak apa-apa, paling terkelupas.

Sayang, sorry ya karena sengaja tidak mau terlalu sering berhubungan dengan kamu seharian, tapi saya merasa butuh untuk rileks seperti kemarin, terlalu banyak hal yang belakangan ini bikin saya nyaris kehilangan kewarasan; homesick, masa depan, my own life safety, tentang hidup, dan kamu.

Iya kamu.

Sayang, sampai sekarang saya masih susah ngerti dengan cara kamu berpikir. Kenapa kamu begitu meragukan cinta saya untuk kamu, sampai kamu terus-terusan membuat tes untuk mengujinya? Kamu selalu berusaha membuat saya cemburu dengan menunjukkan betapa menyenangkannya jalan bareng dengan perempuan tertentu. Dan ketika saya cuma menanggapi dengan tertawa-tawa dan berkata ‘Ciyee..ciyee..”, kamu kesal.

Kenapa juga kamu sering memancing-mancing pertanyaan tentang pacar-pacar saya sebelumnya? Ketika saya jawab, kamu jadi kesal sendiri sambil bilang "I am jealous" atau "ternyata mantan lo cinta banget sama lo ya?" -- pada akhirnya, saya cuma bisa bengong sambil nanya balik,"Lah, bukannya tadi lo sendiri yang nanya dan maksa-maksa gue buat jawab?"

Kenapa juga kamu sering bertanya 'ada yang lain,ya?' ketika saya agak jarang menghubungi kamu? Padahal waktu itu saya berada dalam keadaan sangat down karena keadaan di sini. Saking seringnya kamu curiga seperti itu, saya sampai iseng bilang,"Ga ngapa-ngapain aja dicurigain, mending sekalian ngapa-ngapain aja kali ya?"

Kenapa juga kamu bertanya-tanya kenapa selama ini saya nggak pernah tertarik untuk tahu tentang pacar-pacar masa lalu kamu, tentang fans-fans kamu malah tentang cewek yang menjadi objek fantasi kamu? Buat saya mereka semua itu mahluk-mahluk nggak penting, tokh sekarang saya-lah yang ada di sisi kamu. Apalagi tentang fantasi kamu -- sangat tidak pantas untuk membuat saya 'panas', karena walaupun orangnya saya kenal, tapi tetap saja, itu cuma fantasi kamu - tidak real sama sekali.

Kenapa kamu sering bertanya kembali 'kenapa lo jarang cemburu?' ketika saya tanya 'kenapa lo cemburuan?'

Kamu bilang, itu karena kamu sangat cinta dan sayang saya. Yeah right. Oh, jadi yang ada dalam otak kamu, kadar cinta saya itu rendah karena jarang cemburu, gitu?

Sayang, kamu tahu, kenapa saya jarang cemburu?

Karena buat saya, cemburu itu sama sekali nggak ada hubungannya dengan cinta pasangan. Cemburu itu lebih karena seseorang terlalu mencintai diri sendiri - saking cintanya dengan diri sendiri, orang tersebut ingin semua hal terjadi sesuai dengan harapannya dan sangat parno dengan kemungkinan sakit karena 'harapan'nya tidak terpenuhi.

Di sini, saya belajar banyak tentang cinta ;

Love is patient, love is kind. It does not envy, it does not boast, it is not proud. It is not rude, it is not self-seeking, it is not easily angered, it keeps no record of wrongs. Love does not delight in evil but rejoices with the truth. It always protects, always trusts, always hopes, always perseveres.

Cemburu itu bukan cinta, karena cemburu itu menyakiti, menyakiti diri saya dan sadar nggak sih? Cemburu juga menyakiti diri kamu sendiri.

Satu lagi, alasan saya jarang cemburu - karena buat saya cemburu itu adalah bentuk dari insecurity dan ketidakpercayaan diri seseorang. Kamu tahu kan, saya selalu merasa secure dengan segala keadaan saya dan juga sangat percaya dengan diri saya sendiri? Jadi kalau saya demikian, salah saya?

Lagipula, cemburu macam itu cuma mainannya anak kecil; saya terlalu sibuk buat bersikap macam anak kecil. Dan maaf kalau di saat-saat saya kehilangan kesabaran saya sering bilang "Please, grow up!", itu semata-mata bukan karena kamu jauh lebih muda dari saya, tapi karena tingkah kamu.

Sayang, kasih saya waktu buat memikirkan hubungan kita.

Saya yang capek,
sepatumerah.

Eh ngemeng-ngemeng, ternyata saya sering lho memfoto kaki. Sekarang saya mau bikin project kaki ah, di blog ini! :)

TrackBack

TrackBack URL for this entry:
http://sepatumerah.net/mt/mt-tb.cgi/85

Comments (34)

youfy:

hmm... tidak percaya diri! gue setuju itu.. tapi sesekali gapapa kali ya kita ngomong cemburu, mungkin seperti sama kaya kita (kita? siapa? :P) senang jg sesekali di gombali..

urma:

Aku pernah tu punya cowok yang bilang katanya sayangku nggak sebesar sayang dia karena aku nggak pernah cemburu.
Untung akhirnya aku nyadar dan mutusin hubungan sebelum dia berubah jadi psikopat posesif,:)
Bener tu..nggak ngapa-ngapain aja dicurigain mendingan sekalian aja ngapa-ngapain. hehehe....

Yee:

Dulu aq suka cemburuin pacarku, mengungkit-ungkit masa lalu dan wanita-wanitanya. Akhirnya, gw sadar, kalo sebenarnya gw ga terlalu mencintai dia, saya sibuk meragukan dan mencari kesalahan dia. Setelah putus dan gw bertemu pria lain yang bener-bener menarik perhatian, gw ga pernah lagi cemburu kayak dulu. Gw akan membuat dia selalu merasa dicintai bukan dihantui atau diawasi.

anonim_ajah:

Dear sepatumerah,
I just wanna share apa yang di share seorang sahabat tentang pentingnya JUJUR dan OBJEKTIF dalam hubungan antar manusia. Terlebih antara sepasang kekasih.

Kamu yang JUJUR bercerita tentang mantan2mu, sebaiknya ditanggapi dengan OBJEKTIF oleh pacar kamu yang sekarang. Toh yang kamu ceritakan itu mantan kamu, dan atas permintaannya.

Insecurity akan pelan-pelan ilang kalo kedua belah pihak sudah bisa jujur. Dan menumbuhkan kejujuran itu perlu objektifitas. Gimana mau jujur kalo setiap jujur terus disalahkan dan di judge yang bukan2?

Anto:

artikel yang bagus..kenapa cewek dengan pikiran kayak gini jarang gw temuin yah di lingkaran hidup gw :P

okke,
saya beruntung sudah melewati satu tahap cemburu-cemburuan begini ketika kuliah dulu.

sekarang masuk tahap 2, karna terpisah jarak dengan suami karna sekolah lagi,

tapi yang bingung kenapa tidak ada cemburu dan takut kehilangan bukan saya atau dia, tapi orang2 di sekitar dengan pertanyaan, 'lo g khawatir laki lo diembat cewe lain...?'

:-)

toto:

okew...
mudah2an dikau baik2 saja...

mwah mwah... yuuuu

enon:

sama..aku juga senang sekali eksploitasi kaki
hehehe

Acho:

Pemikiran seperti ini baru bisa timbul setelah melalui banyak proses pendewasaan. Namun Tua sama sekali tidak sama dengan Dewasa. Tua itu niscaya, dewasa itu usaha.

*Nice post anyway :)

indri adiknya indra:

setuju....
sepakat...
idem....
cemburu itu maenannya anak kecil!!hehehe...

setuju...
sepakat...
cemburu tu maenannya anak kecil!!hehehe....

senter:

cemburu.........!!!!!!!!

ga jaman deh

Ijinkan saya nge-post comment pertama kali buat mbak Okke (pake 'mbak' krn baru pertama nyapa loh... bukan bermaksud.... hehehe)

Cuma mo nambahin mbak...

"Love is not selfish"

Overall... banyak hal dari blog mbak yg saya setuju banget... dan yg bikin saya belajar.

Thanks a lot.

P.S: Ada yg pernah bilang kalo mantan saya pasti bakal cocok banget sama mbak Okke... ;)
oya... kamar cewek 'n indonesian idle diangkat dr pengalaman pribadi-kah?
*piss*

Dodol Surodol:

Yaelah, kayak situ nggak pernah cemburu aja ;)

Cemburu itu bagus buat kesehatan tau. Coba deh tiap pagi cemburu sambil lari keliling kompleks.

Love... Love dan Cinta...
Cemburu memang kadang wajar, kadang...
tapi untuk hari ini... saat ini... Buat beta...
cemburu Itu... persetan...
dan cinta...
when...?

ehh.. mungkin dia ga pede dan merasa 'terintimidasi' karena lebih muda. mungkin dia berusaha sebisa mungkin untuk bersikap dewasa tapi can't help it to act not like one. mungkin memang perlu waktu untuk berpikir dulu. well, just maybe. :)

gak ada yang merk aqua ya? ;)

Lho, koq. Postingan yang ini gue banget ya?

saya suka entri yang ini :)
semoga makin banyak perempuan yang bisa belajar dari tulisan ini yah! :)

"cemburu itu sama sekali ngga ada hubungannya dengan cinta pasangan. cemburu itu lebih karena seseorang terlalu mencintai diri sendiri"

bener banget ini. jadi ingat dg mantan yg kurang lebih spt cowo yg diceritakan mbak okke, dg metode2 (taelaa :)) yg kurang lebih sama. capek sendiri akhirnya saya, terus2an diuji dan dihakimi bahkan sebelum ngapa-apain (lha wong pengadilannya utk kejadian2 yg ada dalam fantasi / ketakutannya dia). akhirnya sadar sendiri saya, kalau sebesar2nya cintanya dia pada saya (spt yg selalu ditekankan dan dijadikan alasan oleh dia, dan juga dipake utk mengukur kadar cinta saya pdnya), tetap cintanya dia pada dirinya sendiri itu juauuuuuh luebiiiih buesaaarr... pantes waktu kita (hampir dan sesudah) putus, dia bisa memaki2, mengancam2, dan terus2an stalking (tuetep atas nama cinta, tentu saja) :P

*btw, dia lebih tua 4 th dari saya. jadi umur sama sekali ga ada hubungannya :P

*btw lagi, terima kasih utk ayat ttg kasihnya. jadi ingat lagi ;)

Lala:

Mbak Okke,
Saya juga begitu. Jarang cemburu.
Tapi saya jadi pingin nanya.
Sebetulnya kita ini:
1. Bener2 ga cemburu, atau
2. Mencoba untuk ga cemburu?
Dimana cemburu memang buntut2nya bikin sakit hati...
Cukup tolol juga saya ini, sampai2 perasaan sendiri aja susah ngejelasinnya... :(
ps. Maaf ninggalin jejak ^_^

ah, bener2 mewakilkan perasaan gue mbak..... heuheeueeueu

*ngunyah kerupuk*

cemburu=insecurity=setuju sekali!

tapi mungkin rasa kangen yang berlebihan bisa memicu otaknya untuk bersikap kayak gitu. bisa jadi karena kangen timbul yang namanya "ketakutan2" yang kurang mendasar. di otak jadi kekurangan hormon2 yang timbul waktu mbak ada disekitar dia. si otak jadi tertekan (read: stress) dan tersalurkan ke luar dengan cara seperti itu. hehehe.. cuma sumbang suara yang gak nyaring..

nice blog!

Halah halah... Wis ke Jogja saja deh...

Daripada memikirkan tentang cemburu, saya mau pikirkan saja bagaimana itu keringat bisa dikumpulkan sampe sebotol... *glek!*

*salah fokus*

Ampunnnnnnnnnnnnnnn! :D

codets:

saya agak kurang setuju jika kamu katakan..
cemburu itu bukan cinta.....

saya mengerti jika sering dicurigai itu memang tidak mengasikkan.... tapi kalo saya beranggapan, jika dalam suatu hubungan tidak ada rasa cemburu.. mungkin anda tidak akan merasakan apa itu arti cinta....

cemburu itu seperti takut kehilangan... kalau itu saya setuju.... rasa takut akan kehilangan itu muncul karena memang kita bener² sayang dengan seseorang... jika kita tidak sayang dengan pasangan... buat apa kita cemburu... ga ada gunanya... benerkan

emangnya kamu mau dicuekin oleh pasangan kamu sendiri... tidak pernah ada rasa curiga sedikitpun.... dalam arti kata pasangan kamu tuh acuh tak acuh.... apakah anda mau ?

cemburu yah...bener sih,maenannnya anak kecil,tapi kata orang itu jg bumbunya pacaran...emang iya ya?

surti:

Hi Okke..sama dong..gue juga suka photo kaki, pernah punya folder photo yang isinya photo kaki semua, namanya PROJECT KAKI juga hihih...

tiara:

hay,,sepatu merah..
ttg cemburu itu..
tyara jg pernah ngalaminnya..
dan itu ga bgt,,
pacar tyara (skrg mantan) sering cemburu sama mantan" tyara sblm dya sampe" dya suka ngebatesin pergaulan tyara, dan suka nuduh yg tnp bukti..
waktu itu sich tyara nurut" aja,krn syg ma dya,,dan tyara ga pernah cembuuan ma dya..
tp di akhir ternyata yg selingkuh itu dya!!
sakit bgt!

thx ya klo dah dibaca commentnya..
met kenal ya,,

ZahRa:

ceMbuRu??

ducH,, 9w bRu zA NgeraSain cMburU y9 eMaNx bNr" sQt d'bnDn9n sbLm'y...

kmRin 9w bRu zA lYat mnTn 9w Lge jLn mA pCr bRu'y...

rS'y cDih,,cQt,,aNcuR,,y9 bQn 9w kYx y9 mO mTe zA dRipDa n9eLyaT dy mA cE LaeN..

9w j9a sDar m9Qn neyH cMua cLah 9w,,kRn 9w dacH mTsin dy scRa sphaK,,eN aLsaN Laen 9w adLah 9w p'Y rS ke orLa..

stLah cMua neyH trjDi,,9w bRu sdR kLo 9w tU Lbh mLh dy dRipDa cO y9 bRu zA kmRn 9w sK..

anDay wQtu bSa d'uLaNg,,9w pNgn slAlu jga dy eN pNg trUs bLaNg "AKU SAYANG BANGET SAMA KAMU...."

daN cKraNg 9w rnDu b9t ma dy

pungky:

cemburu...kadang perlu cemburu. biar ada rasa 'kepemilikan' aja.
alow 'ke...gimana kabar?

nanda:

html/cemburu....pst dunk.q jg ngerasainwkt aq pts ma pcr aq dia blg udh gk co2k lg.pd hal hub km udh 4th stngh.trs setelah aq tanya baik2.dia blg kalau dia suka sama seniornya.dlu dia emng dkt ma seniornya.trs aq lrg dia dekat2 m seniornya,eh dia marah.ternyata dia udh suka ma seniornya.

^_^
"Cemburu itu lebih karena seseorang terlalu mencintai diri sendiri - saking cintanya dengan diri sendiri, orang tersebut ingin semua hal terjadi sesuai dengan harapannya dan sangat parno dengan kemungkinan sakit karena 'harapan'nya tidak terpenuhi."

sepatumerah,,,
kata2muh ngena bgt teu g sie di akuuuh,,,
thx yaahh,,,
kadang akuh capek ndiri sama pikiran2kuh yg aneh2,,,
tapinya emang kayaknyah aku kudu belajar banyak,,,


_'dc_

^_^
"Cemburu itu lebih karena seseorang terlalu mencintai diri sendiri - saking cintanya dengan diri sendiri, orang tersebut ingin semua hal terjadi sesuai dengan harapannya dan sangat parno dengan kemungkinan sakit karena 'harapan'nya tidak terpenuhi."

sepatumerah,,,
kata2muh ngena bgt teu g sie di akuuuh,,,
thx yaahh,,,
kadang akuh capek ndiri sama pikiran2kuh yg aneh2,,,
tapinya emang kayaknyah aku kudu belajar banyak,,,


_'dc_

alec:

byk hal menarik yang bsia saya dapet dari blog mbak yg satu ini^^
kalo cemburu merupakan maenan anak kecil, apakah cemburu adalah tabu bagi orang dewasa ??
menurutku sesekali cemburu itu wajarlah asal ga keterlaluan :p
tapi tetep aja artikel ini keren dari sudut pandang yg mbak ambil ^^
keep the good works ^^

Post a comment

About

This page contains a single entry from the blog posted on 28 oktober 2007 2:00 pm.

The previous post in this blog was Abia ingin jadi Pastor.

The next post in this blog is PBS [Post Break-up Syndrome).

Many more can be found on the main index page or by looking through the archives.

Powered by
Movable Type 3.31