Tiba-tiba seorang teman meminta saya untuk membuat sebuah artikel 'bagaimana menjadi perempuan happy' untuk media tempatnya bekerja, tepatnya untuk mengisi slot artikel kosong, bukan begitu bukan, djeng?:D.
PR mendadak nyaris seperti tugas sangkuriang membuat perahu [deadlinenya mepet, gitu ganti] cukup membuat kelimpungan - karena sebenarnya saya sedang tidak punya emotional push untuk menulis apa pun, plus jujur saja, saya tidak tahu bagaimana cara menjadi happy... jadi, gimana coba mau menulis how-to-be-kind of article? :D
Tidak enaknya diminta tolongi oleh teman adalah, saya susah menolak. Dengan berat hati karena melihat wajah memelas si teman, akhirnya saya iyakan juga.
Sebagai penunda pekerjaan sejati, tugas saya biarkan tidak tersentuh, sampai pada akhirnya dua hari kemudian, teman saya menelepon untuk menanyakan masalah artikel. Aduh mampus.
Akhirnya saya memaksakan diri untuk menulisnya tengah malam, untung sudah terbiasa menjadi mahluk nokturnal, jadi tetap melek sampai di atas jam dua belas itu ya nggak masyalah. Cuma ternyata, menulis artikel tentang ‘bagaimana menjadi perempuan happy’, susah juga bo! Selama lima belas menit saya memelototi monitor dengan otak blank.
Iseng, saya kirim pesan pendek massal pada beberapa orang yang ada dalam address book ponsel saya, tentunya mempertanyakan apa definisi kebahagiaan bagi mereka dan apa yang membuat mereka bahagia. Yah siapa tau bisa memberi ide – atau setidaknya membuat saya ketawa-ketawa.
Ada yang mereply saat itu juga, ada yang besoknya, ada yang tidak. Untuk yang tidak, ah nggak asik lo anaknya.. hehehe *becanda*, saya tahu, mendapat pertanyaan seperti ini di tengah malam agak mengganggu.
Jawaban-jawaban yang saya peroleh seperti ini....
Partner, pekerja di bidang IT, SG :Bahagia itu kan perasaan, Ting.. Gimana coba cara mendefinisikan gembira, misalnya? Masih rapat nih.
Pertama, jangan tanya kenapa saya dipanggil Ting. Okay, untuk membuatnya bahagia, setiap ia mengaku sedang rapat, maka saya akan memberi sebuah soundtrack, dari lagu Right Here Waiting-nya Richard Marx yang liriknya diganti : Partner rapat, day after day, and he slowly goes insane :P
Bonny, pekerja kantoran, Jakarta Raya, bapak dua anak : What can make me happy? Hmm.. Do my boys things because boys will always be boys, never be a man, only big boys
Btw, saya nggak ngerti maksudnya. Apa bapak ini bakal happy kalau main layangan, gundu, bentengan dan lain-lain?
Obey, istri rock 'n roll : Gila, dapat serangan balasan gue. :D Happiness is simple and sincere.
Oh ya, sebelumnya ia pernah mengirim pesan pendek yang menanyakan 10 tempat yang ingin dikunjungi sebelum mati.
Boy avianto, standard evangelist apalah.: Untung gue belum tidur,hehe. Buat gue 'there is no way to happiness, happiness is the way'. Jadi happiness itu bukan tujuan, tapi dia jalan gue :-)
Gayamu, pak..pak! :D
Atta, jurnalis bahagia adlh b'bagi, sebab hnya org2 yg bahagia yg mampu b'bagi dgn sekitar.
V, penikmat hidup:Revised : happiness is when you realize how much you love your life, just the way it is.
Iya, direvisi karena sebelumnya ia membuat kesalahan. Padahal nggak usah khawatir, saya tidak mempermasalahkan kok, lha wong pas Nadine Chandrawinata salah ucap saja, saya nggak ikut-ikutan nyela :P
Maynot, Ibunya Mbak Ima : Happiness = constantly getting more than what i expect. Simple enough? ;-). Kalo mau TIK, bukan TIU. 'See my daughter smiles' ;-)
Nitnot, traveler.: Swimming in calm blue sea with my love ones, spending the whole night on the beach, talking nonsense and laughing about nothing. Yes, La Viva Juventude!
Iya, nit.. La Viva Juventude banget! :D
Eman Wiryadi, mahasiswa
: Uhm, naonnya? Kayaknya kalau gw mah, apa yang lo impiin, lo senengin dan lo cita2in bisa terlaksana dan berjalan dengan baik, itu yang bikin gw seneng.
dW, Mantan pegawai NGO .: kbhagiaan adlah bgmn merasa ckup dn brsyukur atas ap yg sdh or bsa kta miliki
Bahasanya, bahasa sms banget ya bo? Singkatan-singkatan :D
D.Ft, dosen.: Sex, chocolate, money, love, friends. Cukup ga?
Uyeah.. sex!
Mellyana, freelancer yang pengen menetap. : Happiness, ketika gw bsama orang2 yg gw cintai, mengerjakan sesuatu yg gw cintai, berada di t4 yg gw cintai.
Jadi keywordnya : cinta. :D
Dean Ods, pemilik deanwrote, Jogja : Aku senang ktka akhir pekan tiba ktka nrima banyak duit krn kerjaku dan orang mengert aku ucapanku krn semua bs lancar tdk ada masalah.
Saya yakin, dia menulis ini dalam keadaan ngantuk berat :D
Ibu Arleti, dosen: Kbahagiaan itu sebuah kejadian yang baru bisa hadir saat rasa menyenangkan datang. Yang pasti bukan karena masalah fisik, tapi lebih ke psikis.
Gilang, dosen, mantan pelukis cilik: Wuah, ptanyaanmu bkn gw berpikir cukup keras :-) Uda dapat jawabannya belum? eh neng, rncananya kampusku pgn ada semacam kuliah umum/smnar ttg gender, kerja sama dengan jurnal perempuan. Ikutan?
Nah ini, saya bingung. Lah, masalah bahagianya malah nggak kebahas. Tapi saya ngerti banget dan ingat banget, setiap membahas sesuatu dengannya selalu bermula dari semantik, lalu meleber kemana-mana. SMS mana cukup. :D
Emak#2, traveler yang dibayar,: Happiness itu indescribable, cuma bisa dirasain hehe.
Sadikin, rumah kiri: Klo aku akan milih ke dwilingga minum stmj.
Setelah menerima sms tersebut, saya langsung bikin bandrek di rumah.hehe
Ninit Yunita, Ibunya Alde: Being with my husband and son.
Bo Derek, penyiar [ini nama samaran yang dia pengen, karena kalau saya tulis inisial PP, dia takut nyaingin ME, eh gue boleh nyebut inisial gak sih? :D]: What makes me happy kalo pacar cyber gue jadi pacar reality, jadi gak usah lama2 chatting dan nambahin minus kacamata, jd gue bisa minta bantuan dia minta bikinin tugas-tugs kantor gue,hehe apalagi yang berhubungan dengan kompie dan cyber soalnya dia anak IT, gw juga jadi punya tukang pijet pribadi karena konn dia jago mijit, ga gak bakal mengalami penuaan dini menyerang gw lebih cepat krn gw harus ngomel2 sama yahoo mesg gue yang ngadat mulu. But above all, gw pengen punya pacar. Damn cyber world! Gini maksudnya Keu? Atau lo mau yang standar
Belum lagi saya selesai mereply, datang lagi pesan pendek dari oknum yang sama
Klo lu mau yang klise what makes me happy adalah cita-cita gue tercapai which are lingkar semua bagian tubuh gw mengecil shg gw gak usah beli baju dan celana lagi dan semua baju gue yang ga muat bisa gw pake lagi, bs nerusin sekolah taun ini dgn duit sendiri, trus ngelamar di tv dan keterima jadi produser program, trs program gue sukses, ratingnya naek dan gw dapat bonus tiap bulan shg gw bisa pasang koneksi internet 24 jam di rumah terus pacaran sepuasnya sama pacar cyber gue [kesitu lagi ya?]
Hahah….si neng mah, deep euy, deep! [dalem maksudnya]
Arko, pekerja sosial yang terjebak di Meulaboh What makes me happy? For me : bisa bareng/deket dengan orang2 yg gue cintai n kasihi, sedih bo rasanya jauh di ujung dunia kayak gini, jauh dari keluarga n orang-orang tdekat gue, baru kerasa euy.
Lah,kemaren pas lumayan deket tinggal naik kereta atau bis, pengen cabut jauh-jauh :D
Mia, traveler, pemilik langit biru: What makes me happy : getting all I want and share it to others.
Dita, General Manager PT Pacaran Jarak Jauh Selaras [haha]: His kiss. Or his virtual kisses. Kinda pathetic. Or switch it to sharing with a friend who’s trapped in a same situation.Hehe, ayo ibu-ibu dharma wanita LDR
Sialan lo, Dit. :P
Yovi, gak tau kerja di mana, temen SD gue I’m happy when I feel comfortable, and being loved by someone. I’m happy when I make others happy.
Jali, freelancer, yang baru dapet pacar rock ‘n roll :D Gue hepi kalo bangun tidur siang dan sadar kalo ternyata hari ini minggu/libur, jadi bisa lanjut tidur lagi.
Ambia Hatta, mantan dosen yang jadi pekerja kantoran di Jakarta: Bisa ngelakuin apa aja tanpa harus ngejagain perasaan orang, jadi semua ikhlas dan berbesar hati. Kalau yang hereuy [becanda]nya : punya istri secntik geena davis dan sepintar margareth tatcher.
Gita, mantan kakak kelas, sesama pemakai baju kecil, yang sekarang tinggal di SG: When my loved ones happy, biasanya terus nular, bisa bikin gue happy.Mau lebih simple lagi, the panas pagi-pagi.
Adhitya Mulya, penulis best seller, bokapnya Alde: Happy jika planning jadi kenyataan.
Okay, asli saya tersenyum-senyum membaca semua pesan pendek yang saya terima. Thanks ya.Lalu apakah saya dapat ide untuk menulis artikel ‘bagaimana menjadi perempuan happy’?
Oho, tentu tidak. Yang muncul malah menuliskan kebalikannya.
…..
Kalau ngomongin masalah happy, saya ingat pernah terlibat sebuah obrolan tentang ini juga dengan seorang teman, perempuan, lesbian. Awalnya ia curhat dengan, mempertanyakan kenapa orang-orang disekitarnya itu menyebalkan karena merasa tahu apa yang bisa membuat dia happy.
Mulai dari usaha-usaha untuk me'normal'kan teman saya agar menjadi heteroseksual dengan cara mempertemukannya dengan pemuka agama sampai menjodoh-jodohkannya dengan macam ragam cowok. Belum lagi, seringnya mereka berusaha menegaskan bahwa dengan menjadi 'normal' [heteroseksual] itu semua manusia akan bahagia, karena kodratnya manusia itu hidup berpasang-pasangan.
"Orang-orang sering memaksakan standar kebahagiaan pribadi untuk orang lain. Dipikirnya kalau orang lain menjalani apa yang bikin mereka bahagia, maka otomatis orang lain tersebut juga bahagia. Pemikiran tai kucing yang tolol"
Saya tersenyum getir, dan dalam hati mengiyakan pendapatnya. Bukannya jarang orang menuntut saya agar melakukan apa yang mereka lakukan, mereka bilang kehidupan mereka membahagiakan karena itu, jadi pasti saya juga bahagia.Ketika saya memutuskan untuk menjadi freelancer, mereka bilang dengan pekerjaan tetap kehidupan masa depan akan lebih terjamin, karenanya saya akan bahagia. Atau untuk hal yang sederhana, seperti saat saya kena sial diprospek para pengikut sekte MLM yang bilang 'dengan passive income, lo bakal bahagia soalnya ga perlu pusing-pusing membuat uang, karena uang yang mendatangi lo'
Apa yang membuat mereka bahagia, nggak membuat saya bahagia. Soalnya bahagia saya adalah ketika saya menemukan duit 10 ribu di kantong jeans saya, ketika partner saya datang, ketika saya tidak menemukan satu pun jawaban pesan pendek yang benar atas pertanyaan saya ‘musisi mana yang tidak pernah manggung?’ [jawabannya Michael Checksound, check sound mulu, kapan manggungnya?]
Anyway, pada akhirnya kami berpikir bahwa menjadi bahagia itu berbeda-beda bagi tiap orang. Dan satu lagi, seluruh artikel atau buku self-help how-to yang berisi tentang tips bagaimana menjadi happy itu omong kosong belaka. Bagaimana mungkin ada seseorang berpikir bahwa ia mampu memfasilitasi kebutuhan setiap orang akan kebahagiaan yang jelas-jelas berbeda?
Lalu, apa kabar artikel saya?
Ya, kurang lebih saya menulis demikian, menegaskan, tips untuk berbahagia itu nggak ada. Saya nggak yakin artikel saya dimuat, lha wong diminta bikin tulisan yang jelas-jelas ingin meyakinkan bahwa cara bahagia itu ada, malah bikin tulisan yang anti tesis.
Hihihi..
Comments (42)
Bahagia itu kalau melewatkan malam dan weekend tanpa gangguan kantor :). Jadi memang HP malam itu dibikin silent. Maaf ya, SMS-nya Okke ikutan nggak kedengeran :) :).
Posted by Koen | 14 januari 2007 23:55
Posted on 14 januari 2007 23:55
Bahagia itu...
Ujan-ujan nonton DVD or dengerin musik sambil minum teh/hot chocolate di kamar gw yang adem & wangi aromaterapi... dengan pikiran yang bebas lepassssss...
(BTW, 'bebas' di sini maksudnya kaga usah mikirin deadline, kerjaan yg numpuk, nguber2 orang reseh, berurusan ama org2 nyebelin, de-el-el... de-el-el...).
For me, that's happiness.
Oh ya, satu lagi, nemuin DVD bajakannya Hayao Miyazaki =P
Posted by Jenny | 15 januari 2007 00:38
Posted on 15 januari 2007 00:38
jangan2 malah jadi panjangan artikel buat blog ini drpada buat temen sampeyan.. :D
Posted by aRdho | 15 januari 2007 01:01
Posted on 15 januari 2007 01:01
<quote>Anyway, pada akhirnya kami berpikir bahwa menjadi bahagia itu berbeda-beda bagi tiap orang.</quote>
kami, siapa tu bu? ;) :P
Posted by snydez | 15 januari 2007 09:03
Posted on 15 januari 2007 09:03
Kalo gw jadi loe, gw dapat ide lho, tentang "bagaimana menjadi perempuan happy" cukup dgn SMS dari partner.. hehehe.. Bakal gw mulai dengan bagaimana gw bisa menjadi "perempuan happy" walaupun berpacaran dengan partner yang "masih saja rapat di saat orang2 lain udah njahit mata".. ;).
Eh, BTW, loe happy kan, Kke? HAHAHA.. dum didum didum.. ;)
Posted by -may- | 15 januari 2007 10:12
Posted on 15 januari 2007 10:12
happy, syalalala
kayaknya elu mah happy karena udah beresin tu artikel ya :)
Posted by melly | 15 januari 2007 10:37
Posted on 15 januari 2007 10:37
bahagia tu, pagi-pagi bangun dan ga usah repot masak coz ada mama mertua+adik ipar yang dengan rela memasak buwat anak mantu tercintah, tyus disuruh sarapan (browniesnya enaaak), dibikinin bekal makan siang ama suami, dijitak ama papa mertua, dianter suami sambil mulai ngerayu gombal, dapet duduk di bus patas AC, nyampe kantor bisa langsung makan alpukat kiriman dari kampung, dan begitu blogwalking, ada posting tentang cara menjadi perempuan bahagia ha ha ha
Posted by nYam | 15 januari 2007 11:00
Posted on 15 januari 2007 11:00
Koen: hihih..iya wajar disilent, wong udah tengah malem haha
Jenny: tuh kan beda2 tiap orang...;)
ardho: Nda tau jeh, soalnya yang ini ga dibuat di words dulu, jadi ga ada word countnya...hehe
snydez: kami = gue + temen lesbian gue
may: I'm happy :) dan itu jawaban baru dikasih besok siangnya,jadi rapatnya siang2 gitu ganti... ;)
melly: ember, bebas utang gue.. heheh
Posted by okke | 15 januari 2007 11:12
Posted on 15 januari 2007 11:12
ni'am : ACIYYEEEEEEHHH :))
Posted by okke | 15 januari 2007 11:31
Posted on 15 januari 2007 11:31
tulisan ini sudah membahas ttg kebahagiaan...jangan2 lebih bagus daripada artikel untuk majalah itu..:P
Posted by imeng-comeng | 15 januari 2007 11:47
Posted on 15 januari 2007 11:47
nyet, tulisan lo dimuat, tapi gue edit, spy ga tll nyilet2 banget gitu lho..
hehe thx.
Posted by Nella | 15 januari 2007 14:59
Posted on 15 januari 2007 14:59
definisi kebahagiaan? ga tau euy, belon ada di wikipedia :P
Posted by Niwatori | 15 januari 2007 15:19
Posted on 15 januari 2007 15:19
imeng-comeng : wandatau bagus apa nggaknya... yang penting kan dimuat *bletagh!*
nella: ohya maab. Suka lupa, pembaca2 bisa shock ya klo gt? :D
niwatori: hihi, udah ga usah dipikirin, ntar gila lho :D
Posted by okke | 15 januari 2007 15:40
Posted on 15 januari 2007 15:40
Mengomentari komentar terhadap komentar:
*hihi, udah ga usah dipikirin, ntar gila lho :D*
Setelah mikir terus sampai jadi gila, mungkin malah akhirnya bisa bahagia beneran. Wong biasanya orang gila lebih gampang merasa bahagia daripada orang waras. (pengalaman pribadi).
Posted by wongiseng | 15 januari 2007 18:36
Posted on 15 januari 2007 18:36
Happy tuh...di kala sehat dan bisa menghabiskan seporsi besar kepiting saos asam manis dari balikpapan.. *rakus mode on*
Posted by [mPus!] | 15 januari 2007 21:50
Posted on 15 januari 2007 21:50
keu, sialan luuu, mana letak "off the record" nya! kan gw udah blg jangan pk inisial gw. nanti fans gw pada tauuuuuu! hehehehehehe. nice work girl! Cayyoo!
Posted by Bo Derek | 15 januari 2007 23:51
Posted on 15 januari 2007 23:51
kebahagiaan itu :
(ketika masih kuliah)
bangun pagi ketika udara segar dan dingin (dulu kost di raben belakang Unpar, pas di pinggir lembah) pas buat ngeliat sunrise sambil nyeruput kopi hitam plus gula (yang sekarang sudah harus dikurangi) dan tidak lupa Dji Sam Soe (yang sekarang sudah berhenti), lalu 'meringankan tubuh' di wc dengan tuntas (ketika pola makan pas kebetulan benar atau karena beberapa hari belakangan banyak makan sayur-karena murah), mandi dengan air hangat, lalu sarapan (indomie goreng plus telor ceplok 1/2 matang atau bubur ayam beli di gandok).... lalu tiduran lagi, karena kuliah libur.
(sekarang)
bangun pagi lalu melihat anak masih tidur, peluk anak, lalu tidur lagi :)
Posted by Rudy | 16 januari 2007 01:19
Posted on 16 januari 2007 01:19
sumpah.. kaget! ketika mata mule terpejam untuk membawa pikiran ke kondisi lelap dalam hangat selimut tebal di malam yang dingin, semua buyar tiba-tiba karena sebuah pesan pendek membangunkan hp ku juga..tepat disamping telinga.
kamu udah buat aku gak happy saat itu :p
Posted by ods | 16 januari 2007 02:03
Posted on 16 januari 2007 02:03
Bahagia adalah tidak membaca tips Bagaimana Menjadi Wanita Lajang Bahagia atau Bagaimana Menjadi Wanita Karir yang Seimbang dan Bahagia atau Bagaimana Mencari Kebahagiaan, di majalah apa pun. heheh :D
Tadi sore Tamara Bleszinsky menahan tangis dengan nada pedih di infotainment. She quoted "Aku" on national TV. Padahal Mike Lewis ganteng dan bening gitu, dan jelas pekerjaannya apa, tapi kayanya salah kalau dia bahagia sama si brondong itu :D
Bahagia adalah membandingkan dengan ketidakbahagiaan orang lain. Itu sih yang gue liat di infotainment.
Posted by Min | 16 januari 2007 02:34
Posted on 16 januari 2007 02:34
happiness is a journey, not a destination.. ngapain pusing mikirin gw bahagia apa enggak?? gw dapet apa yang gw mau ato enggak?? ribet bener!!
bahagia itu bersyukur.. that's it!!
Posted by wening | 16 januari 2007 11:41
Posted on 16 januari 2007 11:41
wongiseng : jadi sebenernya wongiseng apa wongedhian? :D
mpus: huehehe.... gue juga monster penggila kepiting ;)
bo derek: ups. ga boleh ya,ceu?
rudy : ;)
ods: dan kebahagiaanku adalah ketika berhasil membuat orang yang mau tidur nggak bisa tidur... *jahatmodeon* haha
Min: jadi mesti ada orang yang nggak bahagia dulu disekitar? ;)
wening: itu kan kata loe ;) kata orang lain blom tentu, kan selain jenis, definisi kebahagiaan di benak tiap orang beda2....
Posted by okke | 16 januari 2007 12:32
Posted on 16 januari 2007 12:32
jeng,
i'm still on my way to achieve the happiness. still have long way to go euy.
but don't worry be happy. i believe that i will be happy if i have everything that i want and i will be happy if everybody happy. hihihi..
Posted by K.C | 16 januari 2007 20:19
Posted on 16 januari 2007 20:19
bener banget tu..
standard kebahagiaannya tiap orang itu beda2..
secara keinginan tiap manusia pasti beda2..
taraf kepuasannya juga pasti beda..
jadi inget sekitar sebulan yang lalu..
di pagi2 buta, dibangunkan dengan nudge msn messenger dr seorang sahabat dengan sebuah pertanyaan simple.. kebahagiaan itu apa?
i'm speechless..
Posted by anggia | 16 januari 2007 22:35
Posted on 16 januari 2007 22:35
Kebahagian adalah apa yg lu rasakan dalam hati sendiri tapi bisa dilihat dan dirasakan orang lain, karena terpancar dan bisa membuat orang lain jg ikutan bahagia... I love to be happy :-)
Posted by Nansa | 16 januari 2007 23:06
Posted on 16 januari 2007 23:06
punya temen2 aneh dan kocak yang tengah malem mau ngebalesin sms 'gak mutu' dari lu, itu bikin bahagia kan?
ps : kok sekarang mau komen kudu ninggalin alamat email sih?
Posted by hans | 17 januari 2007 11:03
Posted on 17 januari 2007 11:03
Bahagia utu bila kita dapat mencapai yg kita inginkan,dan dapat membuat orang yg kita sayangi bahagia
Posted by hanifa | 17 januari 2007 11:09
Posted on 17 januari 2007 11:09
kebahagiaan yg sebenarnya adalah ketika kita berusaha untuk mencapai kebahaigiaan itu,bukan saat mendapatkannya!!!
Posted by hanifa | 17 januari 2007 11:14
Posted on 17 januari 2007 11:14
setiap orang punya definisi kebahagiaan sendiri2, gak bisa dipaksain satu sama lainnya. Ada orang yang bisa bahagia kalau ada duit banyak, tapi ada juga orang yang hidupnya gak butuh kemewahan, tapi happy2 aja tuh. Kalo kata bokap sih: liat aja itu kuda nil atau singa atau badak (bokap hobi nonton animal planet), mereka happy2 aja kok, padahal kalo diliat, mereka keras sekali hidupnya.
Menurut gw, betul juga yah. So santai aja lah, saat ini detik ini juga kita bisa bahagia kok.
Btw, is this just me ataukah kita hidup di alam kosmos yang sedikit surreal? Gw 'n temen gw baruuuu aja ngebahas hal ini di blog kita. Kok bisa yah bersamaan gini. Sering lho kejadian kayak gini.
Posted by grace | 17 januari 2007 15:10
Posted on 17 januari 2007 15:10
berbahagia adalah ketika gue bangun pagi tiap hari.
alhamdulillah, I still have the opportunity to see my beloved ones and put a smile on each and every one of them.
Posted by rikigede | 17 januari 2007 15:44
Posted on 17 januari 2007 15:44
"rahasia kebahagiaan adalah ketika anda dapat menikmati pemandangan di sekeliling anda tanpa menjatuhkan minyak di dalam sendok" Sang Alkemis, Paulo Coelho
Idealnya secara teori sih bagi saya adalah ketika anda berhenti bertanya mengenai rahasia kebahagiaan kali ya :p sayang masih jauh ... :D
Posted by arko | 17 januari 2007 17:12
Posted on 17 januari 2007 17:12
Long time lurker, but not a commenter ;-) For some reason though, your question stayed in my head..until this morning! Jadi harus di tulis disini biar tuntas ! (tas tas taaaaas...appa seeh ).Happiness for me is being satisfied and ok with myself, satisfied with the choices i made or have not made and having something to look forward to in the future. I dont think happiness is a static thing, we wont know were happy if were never unhappy hee hee hee. Contohnya, kemaren saya dapet buku titipan dari jkt "kamar cewek" --> saya happy. Kalo saya udah selese tuh buku..jadi unhappy, tapi looking forward to another book by sepatu merah ---> happier. hee hee ;-) Salam Kenal
Posted by karima | 18 januari 2007 07:01
Posted on 18 januari 2007 07:01
hahaha g jadi inget dulu g pernah disuruh nulis article about valentine sementara g ga hobby valentine-an.
akhirnya isi artice nya (dah kepepet juga waktu itu) g menghojat konsumerisme valentine's day (dalam konteks singapore).
diterima dengan senyum nanar dan tatapan mata pasrah si penyuruh hihihi =D
Posted by rhea | 18 januari 2007 09:38
Posted on 18 januari 2007 09:38
djeng K.C : ayoo raih kebahagiaanmu, slesaikan skripsi *eh kata jorok itu ga boleh disebut ya?*
anggia: jadi.. kebahagian itu apa, Kak? hehe
Nansa: I love to be happy too! [who doesn't anyway?]
hans: iya, pembalasan2 sms itu bkn gw hepi :D ohya, pake imel sekarang, biar bisa bersahabat pena *halah!*
hanifa: oceh deh kakak! :)
grace: jangan salahkan alam kosmos.. tapi salahkanlah rumput yang bergoy.. ah sudahlah... :D
rikigede: :)
arko: masalahnya, gue punya dua kecenderungan : mempertahankan minyak tapi nggak merhatiin kastil megah itu atau merhatiin kastil , sendok'e ketinggalan :D
Karima: huhu.. kok abis baca kamarcewek jadi unhappy? Why? Why oh why? *drama queen mode*
rhea: abis yang enak dicela di hari2 'besar' itu cuma masalah konsumerisme doang sih.. tul ga?
Posted by okke | 18 januari 2007 16:27
Posted on 18 januari 2007 16:27
aloo..salam kenal ya!
saya selalu suka semua tulisanmu...
teruslah menulis!! *halah gayanya, ya maksudnya kira2 gitulah*
cheeeeersss....! :)
Posted by tiesmin | 19 januari 2007 16:55
Posted on 19 januari 2007 16:55
bahagia itu... tercapai semua planing tanpa bersusah payah dan dengan hasil yang lebih bagus... hehehe...
kliatan banget de malesnya...
sebenernya si... bahagia itu... diperhatiin, disayangin, dicintai sama semua orang...
Posted by mela | 19 januari 2007 18:21
Posted on 19 januari 2007 18:21
haiiiiiiiiiii
gw udah baca buku lo " cinta pertama "
menrut gw bahagia itu " klo lo tau cwe or cwo tu sbner nya syang or kga ama lo !!!!! "
he .. he ...
u now why ...
bahagia tu engga smua bkal dtang nya dr lo sndiri dan bkan hnya lo sndiri yg ngrasain bahagia.....
Posted by i2al | 21 januari 2007 19:21
Posted on 21 januari 2007 19:21
Pertama kali mampir di blog ini. Jadi pengen nyumbang pendapat juga:
Menurut gue HAPPINESS IS ONLY A STATE OF MIND. Bahagia tidaknya seseorang, itu hanya permainan pikirannya sendiri.
Buat gue sendiri, gue HAPPY saat hati gue nyaman dan pikiran gue tenang.
Posted by Kardi | 24 januari 2007 18:03
Posted on 24 januari 2007 18:03
Today I feel happy simply becoz suddenly he sms me again..:) so, do we need to make a formula for it? agree with you, Ke...ndak perlu la ya...;P
Posted by Nina | 24 januari 2007 21:03
Posted on 24 januari 2007 21:03
Happiness is wanting what you have.
Susah kan? :P
Posted by Alia | 25 januari 2007 00:39
Posted on 25 januari 2007 00:39
saya happy baca blog ini hehehehe
just... happy ;-)
slm kenal :-)
Posted by cyn | 25 januari 2007 19:40
Posted on 25 januari 2007 19:40
i feel happy when people like me.Semoga kita semua bisa merasa senang
Posted by joko | 12 februari 2007 20:00
Posted on 12 februari 2007 20:00
bahagia itu klo...
1.duduk dpan komputer (d warnet,ga d rumah), browsing spuasnya tp bayar murah
2.dpt ranking satu,ngalahin saingan gw-yg sialnya-jenius abis
3.nyokap ngasih duit buat ganti hp yg udah jadul bgt
4.bokap brenti minta tolong translate tugasnya ke gw
5.seandainya bsa ikut lo ke Timor Leste and bantu org2 disana yg perlu gw as far as i can...
Posted by putri | 28 december 2007 12:58
Posted on 28 december 2007 12:58