« PERTAMA : 10 Hal Yang Menyenangkan 2006 | Main | Surat Untuk Anak-anak... »

PENGALAMAN PERTAMA

Bukan Pengalaman pertamax .
Ga penting.
Sudahlah.Lupakan.

Seperti kemarin, saya masih berusaha mengerti logika bekerjanya MT brengsek ini, lumayan -- hanya harus teliti saja [yang sangat bukan spesialisasi saya, sebenarnya *helanafaspanjang*]. Dan seperti entri : Pertama : 10 hal menyenangkan 2006 [yang saya sebut sebagai entri pertama tahun 2007 - dan baru tadi saya sadar ternyata bukan, ada entri tes-tes sebelumnya yang lupa saya hapus] entri ini juga ditulis ketika saya mulai jereng memperhatikan kelas-kelas dalam lembar CCS eh, CSS deng. :P

Ngomong-ngomong, internet di sini, sekarang melamban. :(

Oh ya, saya jadi ingat, pertama kali saya berkenalan dengan binatang bernama blog ini, tahun 2000. Waktu itu kalau nggak salah saya sedang mencari informasi tentang - ehm apa ya? lupa; pokoknya berhubungan dengan pekerjaan deh, lalu search engine memberikan blog nona ini, bersama dengan blogger-blogger kolot di indigos.net. Dasar gampang terdistraksi, bukannya bertahan pada tujuan semula, saya malah membuka situs blogger.com dan latah membuat blog.

HTML juga masih asing bagi saya, tapi karena penasaran saya berusaha menaklukkannya, jangan heran kalau isi entri selama belajar membuat [template] blogger sekitar semingguan hanya seputar : [1] ini gimana oh gimana [2].blogger keparat [3].gilaedanbrengsek [4] gak sudi kalah dari blogger gak sudiiii, [5] dan lain-lain.

Ketika berhasil, saya malah bingung, mau diisi apa blog baru saya yang bernama [namalengkapsaya].blogspot.com. Yang ada saya ikut kuis-kuisan nggak jelas macam 'what disney's characters are you?' [Menurut kuis, saya Magica deSpell! Mimi Hitam.. hahahah.]. Tapi proses penaklukan pengalaman pertama itu... seru. 'Seru' di sini tolong dibaca sebagai campuran antara ngeselin+ bikin penasaran + kadang-kadang bikin marah + kadang-kadang bikin putus asa + takut (takut melakukan kebodohan yang menghancurkan sebuah template hampir jadi, gitu ganti), ketika berhasil melewatinya? Seperti orgasm *hiperbola* dan saya terkena kegembiraan berlebihan mensubmit lima puluh sampai tujuh puluh lebih blogskin ke blogskins.com.. Yap, proses belajar membuat template blog itu memberi banyak hal baru bagi saya.

eh, brengsek, internetnya mampus! Ya sudah, mari lanjutkan soal pengalaman pertama!

Pada akhirnya, saya menemukan satu kesamaan tentang perasaan dalam menemukan, menghadapi serta menjalani hal-hal pertama dalam hidup ini. Semuanya selalu seru, dan tolong, 'seru' di sini juga jangan dibaca sebagai sesuatu yang menyenangkan.

Contohnya, pertama kali masuk lingkungan sekolah baru. Saya takut sekaligus penasaran, bagaimana teman-teman dan guru-guru saya nanti; baik atau tidak. Bagaimana pelajarannya ; bisa nggak saya mengikuti. dan semua kekhawatiran lain.

Ketika menjalani, perasaan saya juga campur aduk, sebal - karena ada teman yang kelakuannya seperti anak setan, senang bertemu dengan teman-teman yang nyambung, putus asa menghadapi pelajaran yang susah dan ketika sudah sangat terbiasa sekolah, naik kelas melulu, rangking melulu [eh ini waktu saya sekolah di Lhokseumawe lho ya.] -- saya mulai bosan.

Lalu saya pindah ke salah satu SMU di Bandung, yang saya takutkan cuma teman-teman, pelajaran tidak, saya merasa sudah pintar. Berteman lancar padat merayap dengan sedikit masalah. Tapi sial, saya nggak sadar kalau SMU itu adalah sekolah swasta penghisap habis keriaan masa ABG [yap, nilai dapat 80 kurang disetrap harus menulis 'saya akan lebih rajin belajar' sebanyak 200x dari soal yang salah].

Karena dari awal saya sudah menggampangkan, maka saya jarang belajar. Akibatnya? Saya dapat nilai di bawah 50 melulu untuk setiap mata pelajaran, tangan saya sampai kapalan dihukum menulis. Dari situ saya belajar untuk lebih serius, tapi terlambat, akhir tahun kenaikan saya menduduki rangking ke 39 dari 40 siswa dan nyaris tidak naik kelas, ditambah dengan cap murid tolol oleh guru. Kapok,bo! Selanjutnya lancar-lancar saja :)

Masuk kuliah, bertemu teman-teman yang lebih beragam, ada yang cocok, ada yang nggak, seru! Sebel-sebelnya sama orang-orang tertentu, males-malesnya ketemu orang, bete-betenya, marah-marahnya. Dari sini saya belajar, ada lingkungan yang memang cocok dengan saya ada yang tidak, ya sudah, nggak usah dipikirin. Peduli setan.

Masuk kerja, ketakutan menghadapi dunia pekerjaan pastilah. Pertanyaan-pertanyaan 'Gimana rekan kerja?', 'Gimana boss?', 'Gimana kerjaan?' dan seterusnya membuat otak saya lelah. Tapi setelah menjalani, teman-teman, boss serta pekerjaan menyenangkan -- jadi ya biasa aja.

Malah karena itu terasa membosankan. Jadilah saya mencari pekerjaan baru. Kutu loncat, berpindah satu perusahaan ke perusahaan lain sampai akhirnya kepentok masalah di salah satu perusahaan. Seru, pekerjaan saya yang ini minta ampun, selalu memancing saya untuk mempertanyakan segala kebijakan serta aturan -- karena tidak puas, saya mulai cari gara-gara, menyebarkan isu-isu aturan ketenagakerjaan pada bawahan-bawahan saya, dan mereka sempat terprovokasi [dumdidum]

Akibatnya? Saya dipecat. Seru; ini pengalaman pertama saya dipecat! Tapi ini seru yang menakutkan. Saya takut, bagaimana kalau masa depan bekerja saya jadi buruk karena itu?

Tapi trik saya adalah, ya jelas dong, tidak memasukkan nama perusahaan ini di daftar pengalaman bekerja dalam curriculum vitae.:P. BTW, saya pernah dipecat dua kali. Hehehe. Kelakuan, kelakuan, dasar darah muda.

Mungkin karena semakin dewasa, saya belajar sesuatu - bahwa menyampaikan opini, aspirasi dan apapun di dunia pekerjaan, nggak bisa seenak udel. Okay, saya diterima bekerja lagi di perusahaan yang menyenangkan dan berusaha bekerja dengan baik, sampai titik saya merasa stagnan, tidak berkembang.

Maka atas beasiswa dari Yayasan OrangTua Baik Hati, saya sekolah lagi.

Hari pertama wawancara saya ciut, bagaimana jika saya ditanyakan apapun yang berhubungan dengan keilmuan - sedangkan saat itu saya merasa superdupergoblok, tidak seperti calon-calon mahasiswa lain yang tampak cerdas.

Saya diterima, hari pertama kuliah - ciut lagi. Ini karena saya takut hanya saya sendiri yang muda, sedangkan teman-teman satu kelas sudah tua semua. Tapi ternyata nggak, ada Mila dan ibu ini yang membuat hari-hari saya cerah ceria -- lebih lama lagi kuliah, saya menemukan ternyata yang tua-tua sinting juga :D. Di sini saya belajar buanyuak buanguet hal, mulai dari merubah sudut pandang terhadap segala sesuatu, bergaul dengan yang tua, bergaul dengan yang sok tau, berdiskusi dengan baik dan juga belajar bagaimana cara menangani kebosanan. hihi.

Pertama mengajar, bukan di tempat di mana saya bekerja sekarang, saya takut-grogi-keringat dingin. Apalagi disambut teguran salah seorang [calon] mahasiswa 'eh elu angkatan berapa sih? Kok gue ga pernah liat ya?', lalu diperlakukan seenaknya karena saya muda [nggak dipercaya ngajar, gitu lho maksudnya]. Siyalan!

Tapi aneh, dalam mengajar, dari dulu sampai sekarang saya selalu menemukan hal pertama-hal pertama baru : berantem dengan mahasiswa tinggi besar gondrong gara-gara masalah deadline, menemukan pengetahuan baru ketika menyiapkan bahan kuliah, menerima pertanyaan kritis mahasiswa dan seterusnya.

Seru. Inilah pekerjaan yang paling saya suka. Pejlajaran yang saya dapat dari berpindah dari satu jenis pekerjaan ke pekerjaan lain, bahwa saya harus mencintai pekerjaan saya, kalau sudah begitu nggak peduli badai teman-teman atau pekerjaan menyerang, saya jalan terus. Untungnya tempat kerja saya yang sekarang mengasyikkan dan....... menjebakkan saya dalam zona nyaman!

Walah!
Tapi nggak apa-apa.. saya senang.

Pertama melakukan perjalanan sosial ke tempat yang namanya saja hanya pernah saya dengar dari media massa - karena rusuhnya [hayaaah!]. Itu cukup menakutkan, apalagi ada teman yang mengirim pesan pendek : Please come back in one piece....

Tapi ya ketika menghadapi, sama seperti semua pertama-pertama yang saya sebutkan, seru. belajar bertemu, adaptasi dan berdialog dengan orang dari berbagai bangsa dengan berbagai karakter. Belajar juga bersyukur.

Saya pernah membaca satu buku yang saya suka [tapi buset kok bisa lupa buku apa ya? Waduh, Pak! Daya ingat saya memang payah!], bahwa bahkan perjalanan yang luar biasa jauhnya pun membutuhkan langkah pertamax.. eh pertama. Dan pastinya selama proses, mencapai tujuan perjalanan itu, seseorang mendapatkan banyak hal untuk dipelajari.

Membutuhkan langkah pertama untuk bisa HTML, tapi gara-gara itu saya jadi tidak GapML GapML amat [Gagap HTML maksudnyaa.]. Membutuhkan langkah pertama bekerja serta jungkir balik menghadapi tantangannya. tapi gara-gara itu, saya tahu saya senang bekerja sebagai apa. Butuh langkah pertama untuk melakukan perjalanan, sampai akhirnya saya bisa panas dingin kalau tidak jalan-jalan.

Saya percaya, di depan sana, akan banyak hal-hal pertama lainnya : yang akan membuat saya ketakutan-panik-nervous-takut-excited sewaktu menghadapinya, yang membuat saya akan jungkir-balik-muntah-darah-senang-sebal-sekaligus belajar waktu menjalaninya, dan yang akan membuat saya berubah, ketika telah melewatinya.

Mungkin nantinya [waduh serem nih ngomonginya!] bakal ada langkah pertama menuju pernikahan, untuk tahu bagaimana rasanya pernikahan? -- eh tapi kalau gini, kok kesannya mau berkali-kali menikah ya? -- eh nggak ding, soalnya saya kan nggak nulis 'langkah pertama menuju pernikahan pertama'. Hahaha

Eh, internetnya hidup!

Yaellah, kenapa jadi posting entri ya? Padahal kan mau benerin tampilan blog.

Pokoknya, inti dari semua cerita ini adalah, jangan gampang terdistraksi, kalau mau benerin blog ya benerin, jangan nulis. :D

TrackBack

TrackBack URL for this entry:
http://sepatumerah.net/mt/mt-tb.cgi/33

Comments (20)

yeah, perthama ;)

*apa engga? clingak clinguk

Wah... kilas balik perjalanan hidup Okke... I always love biography 'orang terkenal' hehehe

sepertinya internetnya tidak apa-apa kok. konektivitas internet tidak terganggu mestinya...haha. such a funny story....

intinya cuma, benerin blog!!

okke:

snydez : pertamax kok,Pak :D

ollie : ctuks!

riza the mon : kemarin sih konektivitasnya terganggu. Halah. :D

Gw nungguin sampai ada entry Malam Pertama *bukan, bukan Malam Pertamax!*

enda:

huhuuyyy pake MT euy!

yg sejarah rocknroll sambil ngeblog mana kke? kok ga ada? :p

okke:

maya : *helanafaspanjang*. Malam pertamax yang klimax? atau malam pertama yang klima.. [gantung]

enda : Ah sutralah! :">. Disimpan dalam hati yang paling dalam saja.. hahahaha.. :P

ini sayah serius mau comment.. tidak terdistraksi... tapi comment apa ya? (muka patrick)

Selamat untuk pengalaman pertama dengan mt, selamat tahun baru, selamat.. mat.. mat...

Btw, ok kok, tapi warna kuningnya agak bikin silauw nek! hehehe..

"Malam Pertama yg Klima"? Kalo Klima mah bukan yg Pertama.. ;) Kecuali kalo poliandri sama lima suami, ada deh malam pertama yg klima ;)

*gaswat loe! belum yg pertama, udah mikir yg kelima.. HAHAHA..*

hehehehe, gue dong ampe sekarang masih gapML. *idih bangga pulak*

tapi setuju: selalu ada saat pertama. dan saat-saat itu selalu seru. dan, bener tuh: seru disini artinya SERUUUUUU. mo nonjok, mo nenjek, semua deh ada disini. :)

mela:

wah mbak... emang dasar penulis ya... benerin blog jadi bikin postingan... gimana kalo niatan bikin postingan... bakal jadi buku tu... hehehe...

he he he kangen ma tulisannya Mbak nih ya. Makanya saya masuk blog ini deh. Apa kabar, Mbak? Ih Mbak itu ya bikin orang gemes aja. Lagi seru2nya baca eh dibilang..Pokoknya, inti dari semua cerita ini adalah, jangan gampang terdistraksi, kalau mau benerin blog ya benerin, jangan nulis. :D

..... ha ha ha jadi inget kemarin... maunya iseng lihat blog saya..jadinya malah keterusan posting. Ya gitu deh.. Ok, Mbak, moga sukses selalu ya...

Tidak ada lagi icon sepatumerah di akhir setiap cerita.

Hiks.

mbak hidup sepatu merah....putihnya dimana?

Dan:

wew, inspiratif banget ya. betul juga, kadang saya suka takut membuat langkah pertama karena ini itu. awalnya memang susah, tapi habis itu pasti ada hikmah ya.
thx, saya jadi terinspirasi nih.

Dan:

eh, mbak Okke, mau ngabarin lagi. ternyata post ini bener2 bikin hidup saya berubah lho.
kalo dulu jadi takut2 klo ngelakuin sesuatu, sekarang langsung terjang aja. termasuk kenalan sama cewe. hahaha.
saya jd ingin dialognya Janji Joni waktu si Joni mau ngedram. "kita enggak akan pernah tau kalau nggak mencobanya kan?"

well, eniwei, ga penting ya. cuma mo bilang trima kasih aja buat inspirasinya. sip.

malidatun:

gimana yeah....
ceritanya bagus banget bo..!

Dan's:

You have a good experience.
thanks a lot.
Dan's

anto:

ceritanya cukup memberikan wacana.

Post a comment

About

This page contains a single entry from the blog posted on 03 januari 2007 12:36 pm.

The previous post in this blog was PERTAMA : 10 Hal Yang Menyenangkan 2006.

The next post in this blog is Surat Untuk Anak-anak....

Many more can be found on the main index page or by looking through the archives.

Powered by
Movable Type 3.31