...hidup adalah taman bermain raksasa yang harus dijelajahi. Jadi, yuk, kita main bareng!

The 20s

Posted: August 30th, 2010 | Author: sepatumerah | Filed under: ilustrasi | 4 Comments »

Perasaan saya punya kategori ilustrasi deh di blog ini. Perasaan saya juga pernah bertekad mau ngegambar seminggu sekali? Tsk tsk. Ke laut aja semua. Ya sudahlah, ini dia oret-oretan iseng saya, itung-itung nambahin posting berkategori ilustrasi :D

The 20s Girl


Kilat!The Flash Fiction Challenge. Vote Me? :)

Posted: August 26th, 2010 | Author: sepatumerah | Filed under: fiksi | 1 Comment »

Gara-gara banyak banget yang mention saya di twitter, meminta saya mem-vote flash fiction mereka untuk Kilat! The Flash Fiction Challenge ,jadinya saya latah deh ikutan, langsung bikin dua biji aja getoh, cuma yang saya ‘jagoin’ yang judulnya : ‘Aku Cinta Padamu, Katanya’ sih. Kalau kalian, yang mana? *halah*

DEMI MEMANJAKAN PERUT (Vote here)

Kata orang, cara membuat pria jatuh cinta adalah dengan memanjakan perutnya.

Itu sudah kulakukan pada suamiku sejak kami masih pacaran. Setiap berkencan aku menghidangkan makanan yang lezat. Dan dia tergila-gila padaku karena itu.

Kami menikah tahun lalu. Dan beginilah rutinitasku setelah menjadi istrinya : aku harus memastikan bahwa makanan sudah siap di meja makan pada jam sebelas, karena jam dua belas suamiku pulang untuk makan siang.

Jam enam, makanan dengan menu lain sudah harus terhidang, jam tujuh ia pulang kantor.

….

Hari ini, suamiku pulang lebih cepat. Aku panik. Untunglah aku bisa mengatur meja dengan cepat. Ia menikmati makanan dengan lahap. ‘Kamu jago sekali memasak’ pujinya,’aku tak salah memilih istri.’

Aku, seperti biasa tersenyum, menggenggam erat-erat bon pemesanan di restoran langganan yang kali ini belum sempat kubuang.

….

AKU CINTA PADAMU, KATANYA (Vote here)

“Aku mencintamu dengan sepenuh hati..” kata laki-laki itu. Wajahnya menampakkan kesungguhan, ia terlihat tampan. Yah, bagaimana tidak, dia adalah seorang model.Digilai oleh sejuta ibu rumah tangga dan ABG.

Aku tertawa dalam hati mendengarnya, seperti biasa, aku selalu geli mendengar kata-kata gombal seperti itu. Tiba-tiba ia mengulurkan setangkai mawar merah dari balik punggungnya.

Oh tolonglah…. Ini 2010, mawar sudah tidak musim.

“Tidak ada yang lain dalam hatiku, selain kamu, kamu yang terindah dalam hidupku” laki-laki itu melanjutkan. Aku mulai tersenyum, geli.

Yakin niiih? Kataku, dalam hati tentunya.

“Bersamamu, aku merasa hanya kita berdua yang ada didunia ini…” kata dia lagi.

Tawaku menyembur. Aduh, maaf. Aku merusak suasana, tapi sungguh, aku tidak tahan.

“Aku ingin menghabiskan sisa hidupku hanya bersama kamu, bukan yang lain…” dia meneruskan, lalu mengeluarkan sesuatu dari kantungnya, sebuah kotak perhiasan beludru. Ia membuka tutupnya, tampak sebuah cincin bermata satu.

Uh oh.Ia melamar?

Dan ia pun berlutut. Ampun!

Aku sudah tidak tahan lagi, ingin tertawa , ingin mencela. Segera kuambil remote control televisiku, dan kumatikan TV, dalam sekejap laki-laki model dan perempuan pendatang baru tadi menghilang dari layar.

Dasar sinetron! gerutuku sambil kembali meneruskan makan malamku.

….

UPDATE Satu Lagi : Menyatakan Cinta Pada Magdalena (Vote here)


Sesungguhnya cinta tumbuh karena terbiasa itu benar adanya. Aku mencintai Magdalena.

Bagaimana tidak, kami telah tinggal bersama selama empat tahun. Bukan sekedar tinggal bersama, tapi kami sudah berbagi tempat tidur!

Aku begitu menikmati saat-saat kami berdua saja. Cinta itu menelusup saat ia mengelusku. Saat ia memelukku. Saat ia menciumku. Cintaku padanya mengerak di seluruh relung dan rongga tubuhku

Sayang, Magdalena tidak menyadari bahwa cintaku padanya sedalam itu. Padahal aku sudah berusaha untuk memberi tahunya, namun ia tidak mengerti. Ia memilih begitu banyak pria lain. Yang terakhir adalah Ryan, sebulan yang lalu.

Magdalena tidak menyadari betapa aku terbakar cemburu saat Ryan meneleponnya. Mereka berbincang mesra. terkadang mereka saling menggoda,

Dan itu terjadi setiap malam. Seperti ritual. Ritual cinta antara Magdalena dan Ryan.Bisa kau bayangkan betapa tersiksanya aku?

Di hari yang ke tiga puluh lima, aku tidak tahan. Ryan menelepon dan mereka melakukan ritual bercinta mereka. Kemesraan mereka mendorongku untuk membulatkan tekad. Aku harus menyatakan perasaanku.

Harus kucoba agar Magdalena mengerti.Harus. Harus. H-a-r-u-s.

Tiga jam kemudian, Magdalena menutup telepon. Sumringah senyum menghiasi wajahnya. Ia menoleh padaku, kemudian memeluk dan menciumku. Ia mengelus badanku lembut

Aku harus bilang sekarang juga! Pita suaraku menegang. Liurku mengumpul. Lidahku kaku. Harus!

Sekuat tenaga aku berusaha untuk menyatakannya….

Aku cinta kamu! ‘Meong!’

aku-cinta-kamu! ‘me-ong!’

AKU CINTA KAMU! ‘MEONG!’

Dan Magdalena mengerutkan keningnya,’kenapa sih kamu,Pus? Laper?’


PENANTIAN JODOH dan LOVE STORY

Posted: August 23rd, 2010 | Author: sepatumerah | Filed under: catatan kecil, keseharian | 8 Comments »

Suatu hari di tahun 2006 atau 2007, mendadak Melanie. salah seorang (mantan) mahasiswa saya menghampiri saya.Ia bilang, ia dan SARAF (Satuan Rakyat Film) ITHB sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa yg bersifat underground*tsah*— membutuhkan satu cerita untuk dijadikan film. Waktu itu saya sempat menyerahkan sekitar 5 - 10 cerita pendek; namun yang dipilih oleh mereka adalah yang berjudul Penantian Jodoh,sebuah cerita pendek yang saya buat di jaman saya kuliah berbelas-belas tahun yang lalu (atau sekitar itulah, lupa, saking lamanya). Saya sempat melihat proses mereka syuting yang membuat kerusuhan di sebuah toko sepatu di mall bernuansa pedestrian di Bandung,berinisial C.I.W.A.L.K.(heu,inisial kok lengkap. :D)

Sebelum saya sempat melihat hasil ‘jadi’nya, saya keburu terserang kegilaan, bosan kerja dan pengen jalan-jalan dalam jangka waktu panjang.Jadi asli, itu film jadinya tahun 2007, saya baru liat beneran awal 2009. *boleh loh kalau mau mencaci maki.hihi*

Cuma selama saya di jalan, saya dua kali dapat kabar dari mereka,via e-mail bahwa film tersebut pernah ditayangkan di sebuah stasiun TV lokal Bandung dalam acara ‘Take Three’ dan nggak berapa lama kemudian, mereka mengikut sertakannya dalam sebuah festival film: Mankom Movie Award yang diadakan oleh Jurusan Manajemen Komunikasi Unisba (lokal lagi).

Katanya sih, berhasil meraih 5 penghargaan :
1. Pemeran Pembantu Terbaik (Fatima Adila)
2. Editing Terbaik (Deo, Hizkia, Sid, Tajir)
3. Ide Cerita Terbaik (Okke “Sepatu Merah)
4. Sutradara Terbaik (Hizkia)
5. Film Terbaik (produsernya SicSid)

Ini dia filmnya.

Eh tau-tau,beberapa malam yang lalu, salah seorang mantan mahasiswa menelepon, menceritakan sambil meminta maaf, karena ternyata ada seorang Nanang Putra, mahasiswa yang bersekolah di Academy of Art University di San Francisco yang tertarik untuk membuat ulang film ini, kredit diberikan pada yang terlibat di versi awalnya. (Sebenernya itu kan jadi nggak masalah, Yang gue kagak ngerti, kenapa kudu minta maaf,Mil? :D)

Anyway, ini versi ‘remake’ nya.

Jadi, jadi, coba bandingkan. Pegimana menurut anda?

Dan..jadi,jadi… kapan SARAF bangkit kembali? *dumdidum*


@AnjingGombal: Menggombal dan Berbagi

Posted: August 6th, 2010 | Author: sepatumerah | Filed under: catatan kecil, keseharian | 7 Comments »

..Dari orang asing dengan gelombang menggombal yang sama di dunia maya, menjadi sahabat di dunia nyata. Isn’t it awesome? :)

( Saya emang niat banget untuk bikin tulisan khusus tentang ini kalau bukunya terbit sekaligus bayar hutang karena pernah janji dengan Rahne Putri untuk membuat tulisan tentang AnjingGombal. :D )

Berhubung selama dua minggu-an kemarin saya sedikit tidak produktweet alias kurang produktif nge-tweet dan memerhatikan timeline, saya baru tahu hari ini bahwa ‘Aku Padamu :   Karena Cinta Dapat Ditemukan Dalam Kata ‘ sudah terbit. (Ya,ya, cacimakilah saya.) :P

Buat yang nggak ngeh buku apaan ‘Aku Padamu’ ini, ya ini adalah buku kompilasi gombalan-gombalan yang diambil dari akun twitter @anjinggombal.

Agak lucu juga melihat pada akhirnya tweet-tweet AnjingGombal pada akhirnya serius dibukukan. (Thanks Bukune atas kesempatannya). Semua ini berkat kerelaan @rahneputri, @jonathanend, @NisanKubur, @exotrisc bersibuk-sibuk mengurusi masalah penerbitan buku kompilasi gombalan ini.

Padahal pada awalnya, anjinggombal hanyalah sebuah hashtag yang berisi keisengan belaka.

Anyway, jadi buat yang dari tadi berkerut kening dan bertanya-tanya Anjinggombal apaan sih, sini-sini, tante ceritain.

Pernah denger tipe-tipe gombalan macam ini nggak?

Kamu dulu pasti kuliahnya jurusan desain interior deh, abis begitu kamu masuk, ruangan jadi indah gini.

..atau

“Aku nggak suka aktivitas kerajinan tangan, tapi khusus buatmu, aku mau loh,belajar merajut. Merajut masa depan bersama”

…atau

Excuse me! | Yes? | You dropped something! | What? | My jaw.

Pernah dong ya pasti?

Nah ceritanya, suatu hari di bulan Oktober 2009, ada yang iseng nih,  membagi gombalan-gombalan najis tralala ini di twitter. Sepertinya pepatah ‘people with the same wavelength will find one another‘ itu berlaku untuk keisengan tweet gombalan ini, karena mendadak ada dua orang yang responsif, langsung men-tweet gombalan versi masing-masing : @rahneputri dan @sugahpuff.

Selama sekitar dua minggu-an terjadilah saling sahut menyahut kegombalan. Di minggu ke-dua, gombalan mulai surut, menggombal via tweet mulai terlupa. Cuma, taunya, entah bagaimana caranya, di bulan Januari 2010, lah kok aktivitas gombal-menggombal via tweet mulai lagi? Kali ini yang ikutan menggombal semakin banyak. Tau dong ya, the more the merrier, kadang-kadang pakai janjian kalau mau menggombal.

Di tengah-tengah sahut-sahutan gombal mendadak muncul ide untuk membuat kompilasi dalam bentuk PDF dan website yang dilaunching tepat pada Valentine’s Day 2010 (Niat!).

Berkat @miund dan @deelestari yang mendadak tergoda ikutan menggombal, jadi aja, banyak orang yang ikutan mentweet dengan hashtag #anjinggombal, dan kalau dipikir-pikir sayang juga kalau tidak dikumpulkan,akhirnya dibuatlah satu akun twitter dengan nama @anjinggombal, plus fanpage di Facebook (gaya!).

Oh kalau ada yang nanya kenapa namanya anjinggombal? Ya, gimana sih reaksi Anda kalau mendengar gombalan corny, najis tralala, kalau bukan ‘Anjing,gombal banget seh!’.

….

Sebenarnya gombal-menggombal bukanlah hal yang baru. Aduh, dari jaman delapan puluhan udah ada kali. :)

Bukan gombalan-nya, tapi semua yang terjadi di balik  @anjinggombal inilah yang istimewa. Saya juga baru ngeh belakangan (baik, cacimakilah saya lagi!).

Berdasarkan pengamatan saya (tsah!), awalnya para penyetor gombalan saling tidak mengenal, lalu kemudian mereka mulai mengadakan gathering beberapa kali; sampai kemudian saya membaca entry demi entry di tumblr-nya @exotrisc  yang diberi tag anjinggombal. Mereka bersahabat. Bersahabat baik.

Dari orang asing dengan gelombang menggombal yang sama di dunia maya, menjadi sahabat di dunia nyata.  Isn’t it awesome? :) Somehow saya merasa, anjinggombal ini adalah keisengan yang membawa kebahagiaan dan berujung pada persahabatan. :)

Ini yang membuat adanya penolakan terhadap ide beberapa orang untuk mengkomersilkan ‘AnjingGombal’ menjadi sebuah buku. Apa yang tadinya untuk senang-senang,ketika dikomersilkan tentu akan kehilangan kesenangannya.

Cuma pemikiran berubah karena mendadak muncul ide, jika anjinggombal dibukukan, royaltinya kan bisa didonasikan untuk orang-orang yang membutuhkan. Well, sebuah ide yang bagus, kalau awalnya anjinggombal adalah keisengan yang membawa kebahagiaan dan berujung pada persahabatan bagi sebagian kecil orang, kenapa nggak berbagi kebahagiaan pada orang lain?

Yup, royalti dari penjualan AnjingGombal The Book, Aku Padamu : Karena Cinta Dapat Ditemukan Pada Kata’ sepenuhnya disumbangkan kepada yayasan Tunas Cendekia (bisa dilihat di sini).

Terima kasih buat para penggombal yang rela gombalannya dimasukkan ke dalam buku kompilasi ini. Semoga anjinggombal bisa membawa kebahagiaan bagi mereka di luar sana.

Dan sebagai penutup entri ini : BELI DONG AH!

Penampakan Buku 'Aku Padamu' (foto nyolong dari FBnya Rahne Putri)

(Dear Rahne, utang lunas! :D)


Mati Saja, Wahai Penulis!

Posted: July 18th, 2010 | Author: sepatumerah | Filed under: catatan kecil, keseharian | 11 Comments »

…cara mempersepsi seseorang terhadap sesuatu itu rumit, tidak mungkin kita mengendalikan masing-masing individu agar persepsinya seragam dan sesuai dengan yang kita mau. Bisa sih, dicoba, kalau mau frustasi sih.

Pernah ngalamin sudah berbaring manis dan bersiap-siap tidur sambil twitteran memakai handphone, eh mendadak menemukan tautan yang menarik di timeline anda, ketika Anda klik, ternyata tautan itu memang beneran menarik dan  membuat Anda merasa wajib untuk bangun, ngidupin komputer, supaya lebih puas browsing?

Saya pernah.

Eh.. sering,ding. :)

Salah satunya adalah dua malam yang lalu. Mendadak tweet beberapa orang di timeline saya menggunakan hashtag yang sama. Salah satu dari tweet-tweet tersebut memuat tautan ke halaman goodreads; yang berisi review sebuah novel terbitan Gramedia Pustaka Utama plus diskusi seru tentang novel tersebut. Boleh dikatakan bahwa reviewnya agak nyilet,ya.  Yang menarik dari review itu adalah terlibatnya sang penulis dalam  diskusi tersebut. Terlihat jelas bahwa sang penulis berusaha (keras) untuk menjelaskan tentang (jalan cerita) novelnya dan terkesan sangat defensif, bahkan ujung-ujungnya agak ofensif. (eh nulisnya bener ga sih?)

Kasus seperti ini jarang saya temui — atau mungkin saya saja yang kuper. Selama ini yang sering saya lihat adalah, mau reviewnya negatif maupun positif, nyilet maupun muji, penulis sama sekali tidak terlihat batang hidungnya dalam review novelnya, atau muncul hanya untuk mengucapkan terima kasih, atau berkomentar seperlunya. Tidak pernah sampai dengan niatnya membela mati-matian novelnya.

Ada dua hal yang terpikir ketika memerhatikan kasus ini. Pertama, bisakah kita membuat SEMUA orang menyukai (karya) kita? Well, boleh saja usaha, kalau rela jadi gila sih. Karena setiap individu itu memiliki ragam latar belakang dan pengalaman, yang membentuk cara ia mempersepsikan segala sesuatu. Ada contoh yang sangat sederhana yang pernah saya ajukan dalam mata kuliah Psikologi Persepsi yang saya dan kawan saya ampu, waktu itu saya dan kawan saya membuat daftar benda-benda yang mudah ditemui di sekitar kita dan mahasiswa kami suruh untuk menuliskan apa pun yang terlintas saat benda-benda tersebut disebut.

Read the rest of this entry »


Drama Status Facebook : Mencintai Pasangan Itu Omong Kosong?

Posted: June 28th, 2010 | Author: sepatumerah | Filed under: lajangdanmenikah.com | 22 Comments »

Oh tentu saja ini posting silang saya lagi dengan http://lajangdanmenikah.com .Pokoknya kalau entri di  sini berbau-bau relationship,  bisa dipastikan bahwa itu posting silang dengan blog sebelah aja! :D

…Apakah anda mencintai pasangan anda? Atau anda mencintainya karena ia masih melakukan apa yang anda inginkan?

Ternyata ya, saya nggak perlu banget ngidupin televisi kalau mau nonton sinetron. Serius. Cukup hanya dengan log in ke dalam Facebook sahaja; di halaman ‘home’-nya pasti saja ada drama ala sinetron yang terpampang.

Yep, kadang-kadang status-status yang ada mengindikasikan bahwa ada (drama) permasalahan domestik yang terjadi dalam kehidupan sang pemilik. Sudah gitu,seringnya berseri pula,pagi di status cerita tentang masalah I, siang di status cerita masalah I.1, sore I.2. Kalau itu buku, jadi kayak bab dan sub-bab-nya. :D

It makes me wonder, kok mau sih buka-buka isi perut di tempat umum? Status itu kan bisa dibaca oleh semua orang yang ada di friend list yang bersangkutan. Mending kalau orang-orang yang ada di friend list-nya sedikit, lah orang Indonesia,kan, gawol gwela getoh, most likely punya teman lebih dari seratus, ya toh?

Well, okay. Iyee, orang beda-beda. Ada yang memang nggak masalah bersikap super terbuka seperti itu, ada yang memilih untuk berhati-hati.

Anyway, sebulan ini saya ‘mengikuti’ dua kisah drama domestik dua orang yang ada di dalam friend list saya. Sebenernya bukan cuma dua drama aja sih yang ada; tapi dua inilah yang ’selalu’ kelihatan setiap saya log in.

Yang satu menceritakan tentang seorang ibu rumah tangga yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga, memutuskan untuk bercerai ; eh dalam proses cerai ia kerap menerima teror dari sang (calon) mantan suami. Teror-teror yang dilakukan ngeri boook! Saiko.

Yang satu lagi, tentang seorang perempuan awal duapuluhan, mempunyai seorang pacar yang (kalau dibaca dari statusnya sih) playboy. Yang ini rada lucu sih, soalnya dia kayak lagunya BBB, putus-nyambung. Yep, selain dari status, ada kali sehari sekali dia gonta-ganti relationship status, dari in relationship, it’s complicated kemudian single. Kalau sedang ‘in relationship’ statusnya penuh kemesraan dan berbunga-bunga ala gadis sedang jatuh cinta. Kalau sedang ‘it’s complicated’ dan ‘single‘, statusnya penuh benci dan makian yang terkadang jahat banget.

Nggak, saya nggak mau ngebahas tentang apa yang terjadi dalam kehidupan mereka, karena saya nggak tahu (walaupun sering saya mendadak mengarang cerita sendiri dalam benak, berdasarkan dari rangkaian status-status mereka.Hihi, maafkeun daya imajinasi saya).

Kesimpulan (imajinatif) saya, sang (calon) mantan suami di kasus drama pertama pasti benci banget pada sang (calon) mantan istri sampai segitunya buang-buang energi meneror. Dan di kasus kedua, si perempuan itu pasti benci banget pada apapun yang dilakukan pacarnya sampai ia tega memaki-maki sedemikian rupa.

But they do remind me of myself,tho.

Read the rest of this entry »


Kinder Face Painting @ Food Wonderland IBCC

Posted: June 25th, 2010 | Author: sepatumerah | Filed under: Kinder Face Painting, tak berkategori | 3 Comments »

Kinder Face Painting

Yuk makan enak dan menikmati live music di IBCC Food Wonderland (The Boulevard IBCC, Jl.A. Yani 296 Bandung.)

Oh ya, kunjungi stand kami, Kinder Face Painting setiap Sabtu dan Minggu selama Food Wonderland (26 - 27 Juni 2010, 3 - 4 Juli 2010, 10 - 11 Juni 2010). Mari bersenang-senang bersama Ella Meilani dan saya. :)

See you all there :)


Tips : Packing Hemat Ruang

Posted: June 25th, 2010 | Author: sepatumerah | Filed under: catatan kecil, jalan-jalan | 3 Comments »

(Tadinya nggak niat posting, saya cuma pengin masukin artikel tips ke http://ranselkecil.com. Cuma aneh, begitu disubmit, mendadak muncul tulisan : ‘seksi tidak diketahui’,yo wis, wis kadung ditulis, ya tak masukkan saja di sini).

T-shirt dan zipper bag.

Saya termasuk orang yang malas bawa carrier segede gaban kalau melancong, apalagi bawa koper, doooh nggak deh! Ribet aja ya. Jadi soal packing saya selalu mencari-cari trik agar semua barang saya muat dalam ransel yang tidak terlalu besar. Tapi saya juga nggak mau bawa barang kurang dari yang dibutuhkan dengan pemikiran di lokasi melancong bisa bela-beli barang yang dibutuhkan, boros aja ya. Makanya saya selalu mencari cara packing yang hemat ruang.

Dulu sih, saya selalu packing dengan cara seluruh pakaian saya gulung-gulung seperti lumpia dan saya tata sedemikian rupa sampai tetap ada ruang dalam ransel. Cuma sekarang ini saya memakai zipper bag untuk packing. Iya zipper bag yang biasanya anda pakai untuk menyimpan makanan dalam kulkas.Mudah didapatkan di supermarket, atau colong saja persediaan di rumah (seperti yang saya lakukan*dum di dum*)

Caranya, masukkan beberapa t shirt (jangan digulung) ke dalam satu zipper bag, kalau saya pribadi sih, berhubung saya semacam pemakai t-shirt mungil, satu zipper bag bisa muat 6- 8 t shirts. Sebelum ditutup, buat kantung tersebut kedap udara, terserah bagaimana caranya. Bisa pakai vacuum cleaner, bisa dengan menduduki kantung tersebut sampai udaranya hilang. Hehe.

Nah, t-shirt-t-shirt tersebut, setelah dimasukkan ke dalam zipper bag kedap udara, ukurannya akan sebesar 1 t-shirt saja. Biasanya kalau melancong untuk waktu sebulan, saya membawa 4 zipper bags saja! Yang isinya : 6-8 tshirt/shirt dalam satu zipper bag. 4 – 6 celana pendek dalam satu zipper bag. 2 - 4, celana panjang non jeans dalam satu zipper bag. Baju dalam? Muat bayak dalam satu zipper bag!

Selamat mencoba!


The Wardrobe Project : Edisi Juni 2010

Posted: June 10th, 2010 | Author: sepatumerah | Filed under: wardrobe project | No Comments »

Gila ye, mau niat awal bulan banget keluar items baru, kok ya meleset melulu. *curcol* :D. Anyway, ini dia, items baru the wardrobe project, edisi Juni 2010, monggo, lho, silahkan kunjungi : http://wardrobeproject.wordpress.com :)

Koleksi Atasan, Dress, Bawahan

Koleksi Tas


Menikah Adalah Pencapaian Hidup Terbesar!!

Posted: June 8th, 2010 | Author: sepatumerah | Filed under: lajangdanmenikah.com | 24 Comments »

…Tau gitu kan saya nggak usah susah-susah bersimbah darah, keringat dan airmata (lebaay) sekolah tinggi-tinggi….

Kalau di umur-umur 27 - 28 tahun saya terganggu dengan pertanyaan ‘Kapan nikah?’ sampai-sampai rasanya pengen nikah HANYA supaya nggak bolak-balik diteror pertanyaan kayak begitu, di umur lewat 30 tahun seperti sekarang, saya justru bertanya-tanya… kenapa ya orang demen banget nanya ‘Kapan nikah?’

(Lagian emang udah jarang juga sih yang nanya gitu, hopeless kali ya mereka. Hihi. Kecuali orang-orang yang memang jarang ketemu.)

Memang sih, itu bisa dikategorikan pertanyaan basa-basi doang, nggak perlu dipikirin sampai jadi susah-makan-susah-tidur-susah-hidup, tapi… teteub lho, saya nggak bisa melepaskan pikiran dari pertanyaan ini.

Kenapa coba nggak lebih sering nanya-nanya yang berhubungan dengan let’s say hobi, gitu. Atau prestasi, baik akademis atau non akademis. Tsaaaaah.

Anyway, yes, beberapa waktu yang lalu saya sempat sok bereuni dengan beberapa teman perempuan. Dan coba tebak, pertanyaan kedua (atau ketiga) setelah ‘apa kabar?’ dan ‘ke mana aja?’ apaa?

Yes, ‘Udah nikah?’. Sungguh oh ketebak. :)

Eh bentar, sekarang saya jadi mikir, yang banyak banget nanya begitu perempuan lho! Kenapa ya? Apa di benak kebanyakan perempuan itu (ternyata) isinya nikah-menikah? hadeuh, pasti gara-gara keracunan cerita Disney’s Princesses yang ‘live happily ever after’.

Dan saya pun protes sambil cengar-cengir : ‘Mbok ya sekali-sekali kalau nanya nggak berhubungan dengan nikah menikah dong. Gue jawabannya mana pernah berubah, bosen jawabnya; masa lu nggak bosen nanyanya?”

Kawan-kawan saya tertawa. Eh tapi kekeuh lho, mereka masih nanya tentang nikah-menikah.

Read the rest of this entry »